ketika segala keraguan pada sosok adam sirna
dan berganti menjadi kepercayaan yang dibangun melalui pondasi yang kokoh
dia datang membawa sejuta kasih sayang dan perhatian sosok adam yang sangat ku nantikan
ketika semua perasaan bercampur aduk merata
dan semua keluh kesah menjadi terbagikan
aku yang telah bisa melupakan kenangan bersama adam yang lain
dan menggantikan posisi adam yang telah menyakitiku menjadi adam yang menyayangiku
namun,,entah mengapakah
waktu dan kesempatan belum jua nak merestuiku
mereka masih enggan melepaskanku dari kesendirian tanpa adam-adam
aku yang telah kehilangan sosok ayah
dan saat itu pula harus rela kehilangan sosok adamku
adam yang selalu siap bila aku membutuhkan
dan adam yang selalu mengingatkanku jika aku lalai
teruntukmu...
adam yang telah menyempurnakan sebagian relung hatiku
dan kini telah merenggut kembali tulang rusukku
sehingga aku lemah dan kambuh kembali perasaan tak percaya kepada adam-adam lainnya
teruntukmu adamku....
aku selalu berusaha tegar tanpa perhatianmu
aku selalu berusaha sabar atas keputusanmu
aku selalu berdoa semoga engkau sukses menggapai cita-citamu dan membahagiakan kedua orangtuamu
jangan pernah kecewakan kedua orang tuamu yang telah meneteskan keringat demimu...
teruntukmu adamku....
terimakasih atas waktu singkat yang kau berikan kepadaku
teruntukmu adamku...
aku selalu merindumu dan menyayngimu
hingga nanti pada saatnya aku telah siap menggantikanmu dengan adam yang lain
hingga saat itu aku akan selalu mengenangmu dan menyayangimu
31 desember 2011
dipenghujung tahun.....
dan berganti menjadi kepercayaan yang dibangun melalui pondasi yang kokoh
dia datang membawa sejuta kasih sayang dan perhatian sosok adam yang sangat ku nantikan
ketika semua perasaan bercampur aduk merata
dan semua keluh kesah menjadi terbagikan
aku yang telah bisa melupakan kenangan bersama adam yang lain
dan menggantikan posisi adam yang telah menyakitiku menjadi adam yang menyayangiku
namun,,entah mengapakah
waktu dan kesempatan belum jua nak merestuiku
mereka masih enggan melepaskanku dari kesendirian tanpa adam-adam
aku yang telah kehilangan sosok ayah
dan saat itu pula harus rela kehilangan sosok adamku
adam yang selalu siap bila aku membutuhkan
dan adam yang selalu mengingatkanku jika aku lalai
teruntukmu...
adam yang telah menyempurnakan sebagian relung hatiku
dan kini telah merenggut kembali tulang rusukku
sehingga aku lemah dan kambuh kembali perasaan tak percaya kepada adam-adam lainnya
teruntukmu adamku....
aku selalu berusaha tegar tanpa perhatianmu
aku selalu berusaha sabar atas keputusanmu
aku selalu berdoa semoga engkau sukses menggapai cita-citamu dan membahagiakan kedua orangtuamu
jangan pernah kecewakan kedua orang tuamu yang telah meneteskan keringat demimu...
teruntukmu adamku....
terimakasih atas waktu singkat yang kau berikan kepadaku
teruntukmu adamku...
aku selalu merindumu dan menyayngimu
hingga nanti pada saatnya aku telah siap menggantikanmu dengan adam yang lain
hingga saat itu aku akan selalu mengenangmu dan menyayangimu
31 desember 2011
dipenghujung tahun.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar