Mutiara Hadits Imam Ja‘far as

“Tiga manusia adalah sumber kebaikan:
manusia yang mengutamakan diam (tidak banyak bicara),
manusia yang tidak melakukan ancaman,
dan manusia yang banyak berzikir kepada Allah.”

Kamis, 12 Januari 2012

sepenggal kisahku menjelang 20-tahun

12 januari 2012, Alhamdulillah aku masih diberi kesempatan untuk berdiri tegak di hari jadiku ini. 20 tahun yang lalu,, susah payah ibu melahirkanku agar aku bisa membuka kedua mata ini, merasakan panasnya matahari, merasakan dinginnya hujan dan membuka tangisan ku yang membuat mereka tersenyum bahagia

12 januari 1992 tepat pukul 12.15, aku dilahirkan dari rahim ibunda, dengan semangat yang diberikan ayah. Terlahir sebagai anak ke-empat tidak membuatku putus asa

Aku bahagia, memiliki kakak-kakak yang sayang kepadaku, ibunda yang perhatian, ayah yang berhasil mendidikku hingga aku seperti ini.

Tak terasa aku telah menginjakkan kakiku di umur kepala 2, yaaaa.. 20 tahun

Umur yang tidak wajib untuk bermanja-manja lagi, tidak boleh takut, harus bisa membuat keputusan sendiri, yahhh… aku katakan,, “aku telah dewasa”, umur yang udah saatnya menikah (kata nenekku)…. hehehehe

Terimakasih yang teramat dalam aku ucapkan kepada Ilahi Rabbi-ku, aku masih diberi kesempatan untuk selalu memuji nama-Mu, aku masih diberi anugerah untuk menghirup udara dunia, aku masih diberi sejuta kenikmatan lainnya. Aku tidak tau kapan Engkau akan mengambilku kembali, aku menyadari bahwa aku adalah milik-Mu yang suatu saat akan Engkau ambil kembali.

Terimakasih aku ucapkan kepada kedua orangtuaku yang telah berhasil mendidikku hingga aku seperti ini, walau kini aku telah kehilangan pemimpin di keluargaku, ayahku…ayahku telah diambil oleh Yang Maha Kuasa tepatnya dibulan desember kemarin karena tanpa kami ketahui ayah telah mengidap sebuah penyakit yang sangat mengerikan “Tumor Paru-paru”. Aku bangga kepada ayah, ayah sangat kuat mengidap penyakitnya, tak pernah ayah mengeluh, ayah sangat kuat, hingga hembusan terakhir nafasnya, ayah sadar dan ingat semua anak dan istrinya. 

Terimakasih untuk ibundaku yang selalu diberi ketabahan menjalani sisa kehidupannya tanpa ayah. Terimakasih untuk kakak pertamaku “Abang Iin yang selalu ada untuk keluarga besarnya walaupun telah memiliki keluarga sendiri, untuk ayuk iparku “Ayuk Lili, dan untuk keponakan satu”nya “Arfa Hafuza di keluargaku.

Terimakasih untuk ayuk pertamaku “Wo Nila, yang telah mengajarkan ku arti sebuah kehidupan yang harus dilalui, kehidupan yang keras, tanpa mengharap bantuan orang lain, untuk abang iparku “Bang Haikal, dan semoga saja Allah segera memberikan keturunan kepada mereka berdua untuk meramaikan rumahnya, Aamiin.

Terimakasih untuk ayuk kedua ku “Wo Neni yang selalu aku doakan untuk menyegerakan jodohnya, agar aku segera bisa menyusul,,wkwkwkwk.. Aamiin.  karena kata Pak We-ku, aku gak boleh nikah sebelum ayukku, aku tidak diperbolehkan untuk melangkahinya.

Terimakasih untuk adik pertama ku yang centil nya minta ampun, “Cik Era, yang lebih sok paham arti cinta tapi belum ngerasain gimana sakitnya kalo terkhianati cinta. Semoga saja adekku yang ini lulus dengan nilai memuaskan, melebihi nilai Ujianku. Aamiin.

Terimakasih untuk adik bungsuku yang sook cool and sook keren “Acu Irwan(tapi sebenernya keren kok adikku). Semoga saja Allah mengabulkan cita-citanya. Aamiin

Terlahir dari keluarga yang sederhana tidak membuatku berputus asa, tidak membuatku kecewa. Karena terlahir dari keluarga inilah, aku belajar artinya hidup sederhana, orangtua ku bukanlah orang yang kaya raya.
Masa SD-SMP-MAN aku lalui dengan mulus, Alhamdulillah Allah telah menganugerahi ku otak yang bisa dikatakan lumayan, jujur,,aku tidak pernah belajar kecuali ada ulangan bahkan menjelang ujian nasional pun aku gillaaaaa nonton ketimbang belajar, hahhahahaha (itulah aku)

Bertemu dan bersua dengan keluarga besar MAN MODEL Pangkalpinang adalah anugerah yang terindah buatku, bertemu dengan kepala sekolah yang akrab dengan muridnya, bertemu dengan guru-guru yang senantiasa menasehati, dan yang terindah adalah menjadi bagian dari kelas IPA 1 yang sangat aneh, gokil, lucu, gilaaaaaaaaaaaaaa pokoknya. Terimakasih aku ucapkan buat semuanya yang telah membantuku menyukseskan jenjang pendidikan ku hingga kini aku akan melanjutkan kembali misi study-ku.

Apalagi bertemu dengan seorang sahabat, sahabat yang sangat mengerti keadaanku, sahabat yang selalu menjadi wadah airmataku, sahabat yang selalu menulikan telinganya hanya untuk mendengar ocehanku,,terimakasih telah menguatkan dan menghiburku, terimakasih telah menemani hari-hari gila kita (gila foto-foto). Sahabatku Cil……

Terimakasih juga untuk seruroh community (jaya, jupri, juwita, romi, rurin) yang dah nemenin hari-hari masa sekolah kita, hehhehehe,,,banyak yang aku pelajari dari kalian,,,

Terimakasih untuk bosku (bang Sandra) yang pengertian kepada karyawannya, untuk teman kerjaku (bang asun) dan pacar nya (yuk tantri) atas ikatan silaturahmi antara kita. 

Terakhir kali aku ingin mengucapkan terimakasih kepada mereka yang pernah singgah di hatiku, walau rasa yang kalian kenalkan padaku itu hanya sementara saja namun aku bahagia karena pernah merasakannya bersama kalian…. Semoga hubungan persahabatn kita tetap terjalin walau pernah ada cinta di antara kita…. 
^_^

Inilah sepenggal cerita hidupku di usia belia (belasan umurku), dan kini aku akan mengukir kisah” yang lebih indah lagi demi orang-orang yang ku cintai

Aku sayang keluargaku, sayang sahabatku dan sayang seseorang yang entah kapan akan bertemu denganku…….

12_Januari_2012
Warnet Goldnet




                                                                                                                               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar