Mutiara Hadits Imam Ja‘far as

“Tiga manusia adalah sumber kebaikan:
manusia yang mengutamakan diam (tidak banyak bicara),
manusia yang tidak melakukan ancaman,
dan manusia yang banyak berzikir kepada Allah.”

Jumat, 20 Januari 2012

Pelajaran dari seorang anak kecil

ketika perjalanan menuju kampus, viya bertemu dengan seorang anak kecil yang menengadahkan kedua tangannya sembari berkata,"mbak, mintalah sekiranya sebagian hartamu untuk mengisi perut kami yang sudah kelaparan selama seminggu ini,". Tanpa berpikir lagi, viya langsung merogoh saku bajunya sembari mengeluarkan sisa akhir keuangannya. Maklum, viya hanyalah seorang anak buruh harian yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya dengan beasiswa prestasi yang ia dapatkan. Tidak begitu jauh dari tempat viya berjalan, si anak tadi kemudian melanjutkan pekerjaannya seraya meminta kepada Bapak-Bapak yang baru saja turun dari BMW-nya yang hendak menuju ke bank. Si anak cepat-cepat menghampirinya seraya mengucapkan kata-kata seperti yang ia katakan kepada viya tadi. Dengan kasarnya Bapak itu menghina si anak bahkan mendorongnya hingga terjungkang ke dekat got dan hampir saja ia masuk ke dalam got kalau saja dia tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya. Dengan muka yang masih kelihatan marah si bapak pergi meninggalkan anak kecil tersebut tanpa memberinya uang se rupiah pun. Viya yang menyaksikan kejadian tersebut hanya bisa mengelus dadanya. "Masih saja ada orang seperti itu di dunia ini," pikir viya dalam benaknya. Dengan tertatih si anak kemudian duduk dan mengangkat kedua belah tangannya. Viya mengira anak itu akan mendoakan si bapak dengan keburukan. Namun, viya salah. Si anak bahkan mendoakan kebaikan untuk si bapak. Doa si anak,"Ya Allah, hamba mengetahui, tidak semua orang memiliki sifat yang sama, hamba mengetahui rejeki hamba telah Engkau atur, berilah kesadaran kepada Bapak tersebut agar dia bisa lebih dermawan kepada orang-orang seperti kami dan berilah kemudahan dan rejeki yang berlimpah untuk orang-orang dermawan seperti mbak tadi yang telah merelakan uangnya kepada kami."
Hampir saja viya menitikkan airmata mendengar doa si anak kecil. Walaupun dia telah dihina dan didorong, masih saja dia mendoakan kebaikan untuk si Bapak. Viya mendapat pelajaran yang sangat berharga pagi ini. Ternyata, kejahatan yang kita terima tidak semestinya dibalas dengan kejahatan pula
Pesan tersirat :: semua rejeki sudah diatur Allah, dan bagi mereka yang memiliki kelebihan rejeki hendaklah berbagi kepada sesama, dan setiap perbuatan buruk yang dilakukan seseorang tidak harus dibalas dengan keburukan pula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar