Mutiara Hadits Imam Ja‘far as

“Tiga manusia adalah sumber kebaikan:
manusia yang mengutamakan diam (tidak banyak bicara),
manusia yang tidak melakukan ancaman,
dan manusia yang banyak berzikir kepada Allah.”

Senin, 28 November 2011

10 Raksasa yang Pernah Ada di Dunia


1.Robert Wadlow,8′ 11.1″

Mungkin sudah pada tahu dong dengan raksasa satu ini, kemarin dulu disiarin di salah satu televisi swasta di indonesia, Robert Wadlow adalah manusia raksasa tertinggi dalam sejarah. Dia sering disebut sebagai Alton raksasa karena ia datang dari Alton, Illinois. Pada saat kematiannya ia ditimbang 440 pon dan tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti berkembang. Dia lahir tahun 1918, tertua dari lima bersaudara. Dia meninggal pada usia 22 tahun akibat infeksi yang disebabkan oleh lecet pada ankle. Peti mati-Nya ditimbang setengah ton dan 12 pallbearers diperlukan untuk melaksanakan. Dia telah dikuburkan dalam sebuah kubah solid beton, keluarganya memiliki ketakutan bilamana tubuhnya akan Diintervensi dengan rasa ingin tahu oleh para pencari berita.

2.Johan Aason,8′ 9-1/4″

Johan dilahirkan di Amerika setelah beberapa tahun ibunya pindah dari Norwegia. Menariknya ibunya juga raksasa dengan tinggi badan 7'2 ". Menurut sertifikat kematiannya dari Mendocino Rumah Sakit, pada saat meninggal tercatat tinggi badannya 9'2 "- jika hal ini benar, maka ia adalah manusia paling tinggi didunia sepanjang sejarah. Dia dikuburkan di Montana.

3.John Rogan,8′9″

John Rogan lahir pada 1868 dan dia tumbuh normal sampai umur 13 tahun.tingginya tercatat sampai dia meninggal dunia adalah 8'9 ". Karena penyakit dia ditimbang hanya 175 pon. Dia meninggal di 1905 akibat komplikasi dari penyakit.

4.John F Carroll,8′7″

John Carroll (lahir pada 1932) dilahirkan di Buffalo, New York dan dikenal sebagai Buffalo raksasa. Meskipun banyak perawatan medis, dia tumbuh di tingkat yang sangat cepat. Dia tumbuh tujuh inci dalam beberapa bulan. Dia meninggal pada tahun 1969 dan saat itu ketinggianya tidak dicatat pada saat meninggal,namum dipercaya bahwa ia memiliki tinggi badan hampir sembilan kaki.

5.Leonid Stadnyk,8′5″

Leonid Stadnyk lahir pada tahun 1971 di Ukraina. Dia adalah ahli bedah hewan terdaftar dan tinggal bersama ibunya. Saat ini beliau tercatat sebagai manusia tertinggi menurut Guinness Book of Records. Sekelompok pebisnis ukraina menyumbangkan antene parabola dan komputer untuk Stadnyk dan sekarang ia memiliki akses Internet.

6.Al Tomaini,8′4.5″

Al Tomaini adalah seorang raksasa yang diklaim memiliki ketinggian 8'4 "(walaupun Guinness Book of Records menyatakan bahwa dia 7'4"). Beratnya 356 pon (162 kg) dan pakai sepatu ukuran 27, Al kebanyakan hidupnya sebagai sirkus raksasa. Dia bekerja dengan sirkus di Great Lakes Exposition di Chicago, pada 1936, saat itu dia bertemu wanita yang kemudian menjadi istrinya , Jeanie Tomaini. Jeanie lahir tanpa kaki dan hanya memiliki tinggi 2 kaki 6 in (76 cm). Setelah pensiun dari sirkus, ia menetap di Jeanie sirkus komunitas Giant's Camp, Gibsonton, Florida.

7.Ella Ewing,8′4″

Ella Ewing lahir di Missouri pada tahun 1872. Dia dikenal sebagai 'Missouri Giant'. Dia tumbuh normal sampai usia 7, yang pada waktu ia mulai tumbuh pesat.karena kurangnya catatan dia tidak terdaftar dalam Guinness Book of Records. Ia berkesempatan menampilkan sisi-aneh sampai dia meninggal pada tahun 1913 karena tuberkulosis.

8.Edouard Beaupré,8′3″

Édouard Beaupré, lahir pada 1881,manusia kuat, dan bintang di Barnum dan Baileys. Dia adalah anak tertua dari 20 bersaudara dan dilahirkan di Kanada. saat usianya sembilan tahun tingginya sudah mencapai 6 kaki. Sertifikat kematiannya menunjukkan dia memiliki tinggi badan 8'3 "dan masih berkembang. Sebagai orang kuat, maka fitur ini crouching bawah menghalangi pengangkatan dan kuda pada bahu. Dia dilaporkan mengangkat kuda seberat 900 pound. Dia meninggal di 1904 karena tuberkulosis.

9.Väinö Myllyrinne,8′3″

Myllyrinne dilahirkan di Finlandia pada 1909. Pada satu titik dia secara resmi dijuluki manusia tetinggi didunia. Pada usia 21 tingginya mencapai 7 kaki 3,5 inci, dan ditimbang 31 batu. Dia mengalami pertumbuhan lain setelah serangan yang membawanya kepada akhir ketinggian 8 kaki 3 inci. Dia meninggal pada tahun 1963.

10.Bernard Coyne,8'2"

Coyne lahir pada 1897 di Iowa, Amerika Serikat. tahun 1918 Dunia tercatat memiliki tinggi badan 8 kaki. Guinness buku catatan entri menyatakan bahwa dia menolak masuk ke perang karena dia tinggi. Pada saat kematiannya itu mungkin dia telah mencapai ketinggian 8 kaki 4 inci. Dia meninggal di 1921 karena penyakit pada hati dan masalah dgn kelenjar. Dia dimakamkan di tempat kelahirannya,peti matinya dibuat khusus ekstra besar.

sumber: http://isidunia.blogspot.com/2010/11/10-raksasa-yang-pernah-ada-di-dunia.html

Minggu, 27 November 2011

"Sepenggal Cerita Tentang Mereka & Untuk Mereka"

oleh Niia Lubabah pada 30 April 2010 jam 1:32

Hmm,

Setelah membaca catatan dari teman saya,,si cucun oncha caca,(teman saya!? Tapi mgkn sudah lupa sama saya! Hoho
bahwa!! orang tua itu lebih dari segalanya,,lebih dri apapun,,tidak ada satupun didunia ini yg mungkin bisa menggantikan mereka,emas b'ton-ton,ratusan rumah mewah,berlian segunung,langit 7 tingkat,bahkan bumi ini sekalipun tidak bisa membalas jasa dan kbaikan mereka,

ayah ibu,nyak babe,mak bapak,mama papa,umi abi,bunda buya,mereka adalah manusia-manusia yg penuh dengan kelembutan dan kasih syang,

fiuuhh,mereka tanpa letih membesarkan kita,dari kita orok,sampai dewasa,mereka slalu brusaha tuk membahagiakan kita,walaupun kadang(kbanyakan sering) dari kita lupa untuk sekedar mengucapkan trima kasih,& memblas kebaikan mreka,namun mereka tak perlu itu,yg mereka perlukn hanyalah ukiran senyum bahagia yg terpancar dr wajah saya,anda & kita smua,begitu besarkan jasa mereka,,?
takkan terganti oleh apapun,,
takkan pernah,,
tak kan pernah berhenti untuk membahas sberapa besar kebaikan mreka,,
tak kan pernah usai,,
tak kan ada hbis2nya,
100halaman catatan inipun tidak bisa menuliskan jasa2 mereka yg tlah mreka lakukan,
saking besarnya jasa mereka ke kita2 ini,,
untuk semua org tua,
yg begitu gigih berusaha mengorbankan segenap jiwa dan raga demi anak2nya tercinta
hanya Allah yg bz membalas kbaikan kalian,
hanya Dia,,
^_^ Sang Pencipta bumi & seisinya,,

trima kasih banyak,,ayah ibu,sudah mau mengurus & mendidik anak2mu ini,menjadi seorang anak yg berguna,bagi diri sendiri,keluarga,bangsa & negara,,

kata kata mutiara

oleh Ovik Winda Virmana pada 1 April 2011 jam 22:22

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan

Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.

Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi

Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.

Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Setiap Wanita itu Cantik dan Kecantikannya dapat di lihat dari Matanya....

oleh Adela Azhari pada 18 September 2011 jam 16:22

Seorang anak laki-laki bertanya kepada ibunya
“Mengapa ibu menangis?”
“Kerana ibu seorang wanita,” dia berkata kepada anaknya.
“saya tidak mengerti,” jawab anak kecil tersebut.
Ibu memeluk anaknya dan berkata “Dan kamu tidak akan pernah mengerti”

Kemudian anak lelaki tersebut bertanya kepada ayahnya
“Mengapa ibu menangis tanpa ada alasan?”
“Semua wanita menangis tanpa ada alasan,” hanya itu yang dapat dikatakan ayahnya.
Anak laki2 itu besar dan menjadi seorang laki2 dewasa, dan masih merasa heran mengapa wanita menangis.

Akhirnya dia mengadu pada Tuhan, dan dia bertanya,
“Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?”
Tuhan berkata “Aku menciptakan wanita istimewa.
Aku menciptakan baginya bahu yang kuat untuk memikul beban dunia,
tetapi begitu lembut sehingga dapat memberikan kenyamanan.”
“Aku memberinya kekuatan untuk melahirkan dan menahan karena dari anak-anaknya”
“Aku memberinya keteguhan yang membuatnya dapat tetap bertahan di saat semua orang sudah menyerah,
dan tetap memperhatikan keluarganya tanpa mengeluh saat sedang lelah maupun sakit.”
“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam keadaan apapun, meskipun mereka menyakitinya.”
“Aku memberinya kekuatan untuk dapat memaklumkan kesalahan-kesalahan suaminya, menciptakannya dari tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya”
“Aku memberinya kearifan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik tidak akan pernah menyakiti istrinya, tetapi kadang-kadang menguji kekuatan dan ketetapan hatinya untuk tetap teguh mendampingi suaminya”.
“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dicurahkan.
Ini khusus miliknya untuk digunakan bilamana diperlukan.”
“Kau lihat: Kecantikan seorang wanita tidak terletak pada pakaian yang dikenakannya, penampilan luarannya, atau cara dia menyisir rambutnya.
“Kecantikan seorang wanita dapat dilihat melalui matanya, kerana mata adalah pintu menuju hatinya, tempat dimana cinta bersemayam.
SETIAP WANITA ITU CANTIK….

Untuk seseorang, Jika aku menjauh darimu,,bukan berarti aku tak peduli lagi.

oleh Khumairah Tirta pada 5 Oktober 2011 jam 12:50


Aku merenung cukup lama..
Yah betul,rasa sayang memang tidak salah..
Itu adalah fitrah manusia yang telah Allah berikan..
Tetapi jika dengan rasa itu aku malah membuatmu sedih,kecewa,menangis oleh sesuatu yang tak seharusnya ditangisi..
Aku pun tak ingin membuat orang lain kecewa dan sedih dengan tingkahku..
Tentunya aku lebih baik membebaskannya dari hal seperti itu..
Mengapa??
karena aku sangat peduli padanya..
Tentunya aku..bahkan ia..
kami hanya ingin cinta yang halal..
Aku tak ingin dia bersedih melihat tingkahku yang masih seperti ini..
Cemburu,sedih,kecewa,aku tak ingin dya merasakan hal itu..
Aku tak ingin dya “ sakit” karenaku..
Aku selalu berusaha untuk menahan diri..
Agar aku dapat mengendalikan rasa rindu ini..
Menahan semua kegalauan yang ada di dalam hatiku
Aku hanya berdo'a dalam hati setiap rasa rindu itu datang..
Ya Allah..tolong pegangi aku..
Tolong pegangi hatiku,,
Jika dengan perasaan ini membuat hati kami terbebani dengan rasa sayang yg belum seharusnya..
Tolong bantu kuatkan aku Ya Rabb....
Tolong bantu kuatkan Ia Juga..
Apa perasaanku salah Ya Allah??
Jika dia memang baik untukku..
Tolong dekatkan Ya Rabb..
Tetapi jika dia memang tak baik untukku..
Maka jauhkanlah..Hamba percaya Engkau Maha Mengetahui Apa yang Terbaik untukku..
Juga untuknya..
Aku hanya ingin cinta yang halal..
Yang mendapat ridho dariMu..
Bimbinglah hati HambaMu ini Ya Rabb..Aamiin..
Untuk seseorang,
Jika aku menjauh darimu,,bukan berarti aku tak peduli lagi.

Salam Ukhuwah sahabat fillah...

Nanti

oleh Andi Kurniawan pada 12 Oktober 2011 jam 14:49

Titik hujan hadir sebagai pembuka..
Menyibak tabir malam duka..
Hamparan rumput layu tak bertenaga..
Hantarkan sorak garuda bahana dunia..

Sebelas prajurit tanpa pedang..
Jejali lorong sempit di pojok ruang..
Raut tegang di seperempat malam..
Usaha tenang hadapi dilema..

Awal kisah lambungkan asa..
Genderang perang iringi langkah..
Bak cerita ksatria..
Dalam kitab dongeng lama..
Kepakkan sayap meniti dunia..

Akhir cerita malam duka..
Rembulan senyum sesaat saja..
Tak ada daya untuk dikata,
kala usaha dan semangat ada,
dan doa membuncah segala arah..
Dikala sang esa lain hendaknya..

Tebaran cerca..
Tak ubah cerita..

Tebaran puji..
Cukup sejukkan hati..
Penghibur lirih dan pedih mimpi..

Tidak kini, besok lagi..
Lusapun jadi..
Ini mimpi jadikan janji..
Tepati nanti.. MERAH PUTIH

SURAT UNTUK BUNDA DARI ANAK YANG DI ABORSI

oleh Raka Widiarma pada 5 November 2011 jam 11:35

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatuh Teruntuk Bundaku tersayang... Dear Bunda... Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda baik-baik saja...nanda juga di sini baik-baik saja bunda... Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda.... Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat... Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda....badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik... dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan. Tapi nanda tidak kecewa kok bunda... karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya. Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang sama nanda? Bunda tidak ingin mencium nanda? Atau jangan-jangan karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang... kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram... anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah... Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan Allah Ridhoi. Nanda semakin bingung dan akhirnya nanda putuskan untuk diam. Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja, pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget... nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga. Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya...yang paling parah, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh bunda. Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang sama nanda, Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya...di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu nanda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ.... nanda sayang bunda... nanda kangen dan ingin bertemu bunda... nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga... nanda takut, bunda dan ayah kesakitan seperti orang-orang itu... Lalu, dengan lembut malaikat berkata... nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah surat untuk mereka... sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu. Saat mendengar itu, segera saja nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut nanda Allah itu baik banget bunda.... Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha... bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini... nanti nanda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar deh... nanda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata Allah di sana panas banget bunda... antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman nabi Adam kumpul disitu... tapi bunda jangan khawatir, Allah janji, walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti nanda bisa ketemu kalian. Bunda, kasih kesempatan buat nanda ya.... biar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget sama bunda...jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda, biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu. Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak. Sudah dulu ya bunda... nanda mau main-main dulu di syurga.... nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini... nanda sayang banget sama bunda....muach

Antara Burung, Cacing, dan Manusia…

oleh Jingga Dalam Cahaya pada 12 November 2011 jam 8:49

Bismillah....

Renungan kita hari ini....

Antara Burung, Cacing, dan Manusia…

Bila kita sedang mengalami kesulitan hidup karena himpitan kebutuhan materi, maka cobalah kita ingat pada burung dan cacing.

Kita lihat burung tiap pagi keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Tidak terbayang sebelumnya kemana dan dimana ia harus mencari makanan yang diperlukan. Karena itu kadangkala sore hari ia pulang dengan perut kenyang dan bisa membawa makanan buat keluarganya, tapi kadang makanan itu cuma cukup buat keluarganya, sementara ia harus “puasa”. Bahkan seringkali ia pulang tanpa membawa apa-apa buat keluarganya sehingga ia dan keluarganya harus “berpuasa”. Meskipun burung lebih sering mengalami kekurangan makanan karena tidak punya “kantor” yang tetap, apalagi setelah lahannya banyak yang diserobot manusia, namun yang jelas kita tidak pernah melihat ada burung yang berusaha untuk bunuh diri.

Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menukik membenturkan kepalanya ke batu cadas. Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menenggelamkan diri ke sungai. Kita tidak pernah melihat ada burung yang memilih meminum racun untuk mengakhiri penderitaannya. Kita lihat burung tetap optimis akan rizki yang dijanjikan Allah.

Kita lihat, walaupun kelaparan, tiap pagi ia tetap berkicau dengan merdunya. Tampaknya burung menyadari benar bahwa demikianlah hidup, suatu waktu berada diatas dan dilain waktu terhempas ke bawah. Suatu waktu kelebihan dan di lain waktu kekurangan. Suatu waktu kekenyangan dan dilain waktu kelaparan.

Sekarang marilah kita lihat hewan yang lebih lemah dari burung, yaitu cacing.
Kalau kita perhatikan, binatang ini seolah-olah tidak mempunyai sarana yang layak untuk survive atau bertahan hidup. Ia tidak mempunyai kaki, tangan, tanduk atau bahkan mungkin ia juga tidak mempunyai mata dan telinga. Tetapi ia adalah makhluk hidup juga dan, sama dengan makhluk hidup lainnya, ia mempunyai perut yang apabila tidak diisi maka ia akan mati. Tapi kita lihat, dengan segala keterbatasannya, cacing tidak pernah putus asa dan frustasi untuk mencari rizki. Tidak pernah kita menyaksikan cacing yang membentur-benturkan kepalanya ke batu.

Sekarang kita lihat manusia. Kalau kita bandingkan dengan burung atau cacing, maka sarana yang dimiliki manusia untuk mencari nafkah jauh lebih canggih.
Tetapi kenapa manusia yang dibekali banyak kelebihan ini seringkali kalah dari burung atau cacing?

Mengapa manusia banyak yang putus asa lalu bunuh diri menghadapi kesulitan yang dihadapi?
Padahal rasa-rasanya belum pernah kita lihat cacing yang berusaha bunuh diri karena putus asa.
Rupa-rupanya kita perlu banyak belajar dari burung dan cacing.

Semoga bermanfaat.

Muhammad Zavied Firdaus


KEAJAIBAN SHODAKOH

oleh Jundie Junaidi pada 13 November 2011 jam 20:44

بسم الله الرحمن الرحيم
Shodaqoh adalah memberikn sesuatu yang bukan hanya berupa harta kepada seseorang membutuhkn.
Pemberian itu dinamakn shodaqoh karena ada tampak kebenaran pada diri orang yang memberinya.
عن انس رضي الله عنه انه قال قال النبي صلى الله عليه وسلم من كان له مال فليتصدق بماله ومن كان له علم فليتصدق بعلمه ومن كان له قوة فليتصدق بقوته
Barangsiapa mempunyai harta maka hendaklah ia bershodaqoh dengan hartanya itu, barangsiapa yg mempunyai ilmu maka hendaklah ia bershodaqoh dg ilmunya itu dan barangsiapa yg mempunyai kekuatan maka hendaklah ia bershodaqoh dengan kekuatannya itu.
Pahala shodaqoh terbagi empat macam:
1. Satu dibalas sepuluh, yaitu bershodaqoh kpd orang2 fakir.
2. Satu dibalas tujuh puluh, yaitu bershodaqoh kpd mahrom.
3. Satu dibalas tujuh ratus, yaitu bershodaqoh kpd saudara.
4. Satu dibalas tujuh ribu, yaitu bershodaqoh kpd orang yang sedang menuntut ilmu agama/santri.
Sebagaimana dikuatkan oleh firmanNya dlm suroh Al Baqoroh ayat 261:
مثل الذين ينفقون أموالهم فى سبيل الله كمثل حبة أنبتت سبع سنابل فى كل سنبلة مائة حبة والله يضاعف لمن يشاء والله واسع عليم
Perumpamaan (nafkah yg dikelurkn oleh) orang2 yg menafkahkan hartanya dijalan Alloh adalah serupa dg sebutir benih yg menumbuhkn tujuh bulir, pd tiap2 bulir ada seratus biji. Alloh melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa saja yg Dia kehendaki. Dan Alloh Maha Luas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui.
Nabi Shollallohu 'Alaihi Wasallah bersabda:
الصدقة تسد سبعين بابا من السوء
Shodaqoh itu dapat menutupi tujuh puluh pintu kejelekan.
Dan sabdanya:
من تصدق بعدل تمرة من كسب طيب ولايقبل الله إلاالطيب فإن الله يقبلها بيمينه ثم يريبها لصاحبها كمايربى أحدكم فلوه حتى تكون مثل الجبل
Barangsiapa bershodaqoh sebesar ukuran biji kurma dari usaha yg halal, sedangkan Alloh tidak menerima melainkan yg halal, maka sesungguhnya Alloh akan menerimanya dg tangan kananNya lalu Dia akan menyuburkannya untuk si pemberinya seperti menyuburkannya salah seorang diantara kamu pada tanaman kacangnya, hingga shodaqoh itu menjadi seperti sebesar gunung.
Maksud hadits diatas ialah bhw shodaqoh itu akan besar dan diberkahi dan atas karuniNya Dia akan menambahkn hingga shodaqoh tsb akan memberatkn timbangan amal kebaikan, sebagaimana firmanNya dlm suroh Al Baqoroh ayat 276:
ويربى الصدقات
Dan Dia menyuburkan shodaqoh.
Nabi Shollalloohu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مامن رجل يتصدق فى يوم وليلة إلاحفظ من أن يموت من لدغة او هدمة او موت بغتة
Tidaklah seseorang bershodaqoh dalam sehari semalam melainkan ia akan dijaga dari kematian akibat sengatan kala, tertimbun reruntuhan atau kematian secara tiba-tiba.
Dan sabdanya:
البخيل بعيد من الله بعيد من الجنة بعيد من الناس قريب من النار والسخي قريب من الله قريب من الجنة قريب من الناس بعيد من النار
Orang kikir itu jauh dari Alloh jauh dari surga jauh dari manusia dekat dari neraka dan orang dermawan itu dekat dari Alloh dekat dari surga dekat dari manusia jauh dari Neraka.
Dan sabdanya:
السخاء شجرة أصلها فى الجنة وأغصانها متدليات فى الدنيا فمن تعلق بغصن منها أدته إلى الجنة والبخل شجرة اصلها فى النار واغصانها متدليات فى الدنيا فمن تعلق بغصن منها أدته إلى النار
kedermawanan itu adalah sebatang pohon yg akar pancarnya berada disurga dan dahan2nya merambat kedunia, barangsiapa yg bergelantung pada salah satu dahan dari dahan-dahan itu maka dahan tersebut akan menariknnya kesurga. Dan kekikiran itu adalah sebatang pohon yg akar pancarnya berada dineraka dan dahan-dahannya merambat kedunia, barangsiapa yg bergelantung pada salah satu dahan dari dahan-dahan itu maka dahan tersebut akan menariknya keneraka.
Ada tujuh perkara yg dapat menyuburkn dan membesarkn shodaqoh, yaitu:
1. Bershodaqoh dg yg halal.
2. Bershodaqoh dari hasil jerih payah sendiri serta dlm keadaan tidak berkecukupan.
3. Bersegera melakukannya karena dikhawatirkn tidak ada kesempatan lagi.
4. Bershodaqoh dari harta yg paling dicintainya.
5. Memberikannya pd waktu sepi karena dikhawatirkn timbulnya riya.
6. Tidak menyebut-nyebut shodaqoh karena dikhawatirkn hancurnya pahala.
7. Tidak menyakiti orang yg diberi shodahoh karena dikhawatirkn timbulnya dosa.
Abu Laits Assamarqondi berkata: Bershodaqohlah dg sesuatu yg sedikit atau banyak, sebab didalamnya terdapat sepuluh perkara yg terpuji. Yg lima didunia dan yg lima lagi diakherat.
Adapun lima perkara terpuji yg didunia adalah:
1. Membersihkn harta, sebagaimana sabdanya:
ألا ان البيع يحضره اللغو والحلف والكذب فشوبوه بالصدقة
Ingatlah, sesungguhnya akan datang dalam jual beli itu penipuan, sumpah dan bohong, maka bersihknlah dg shodaqoh.
2. Membersihkn badan dari dosa, sebagaimana firmanNya dlm suroh At Taubah ayat 103:
خذ من اموالهم صدقة تطهرهم وتزكيهم بها
Ambillah shodaqoh dari sebagian harta mereka, dengan shodaqoh itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.
3. Dapat menolak bencana dan penyakit, sebagaimana sabdanya:
داووا مرضاكم بالصدقة
Obatilah orang yang sakit diantara kamu dengan shodaqoh.
4. Memberikan kebahagiaan kpd org2 miskin, dan amal yg paling utama adalah memberikn kebahagiaan kpd org2 mu'min.
5. Ada keberkahan harta dan kelapangan dlm rizqi, sebagaimana firmanNya dlm suroh Saba' ayat 39:
وماأنفقتم من شيئ فهو يخلفه
Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Alloh akan menggantinya.
Dan adapun lima perkara terpuji yg ada diakherat adalah:
1. Shodaqoh akan menjadi penaung dari panas yang sangat.
2. Meringankan hisaban.
3. Memberatkan timbangan amal kebaikan.
4. Dapat melintas shiroth.
5. Bertambahnya kedudukan didalam surga.
Mungkin dalam hati ada satu pertanyaan: "Mengapa Alloh menjadikan pahala shodaqoh lebih utama daripada pahala amal-amal yg lain?"...
Jawabannya: "Karena memberikan harta merupakan amal yang paling berat dilakukan oleh diri kita dibandingkan dengan mengerjakan amal-amal yang lain. Dan setiap amal yang lebih banyak dicintainya, maka pahalanyapun lebih banyak", sebagaimana sabdanya:
أفضل الأعمال أحمزها
Amal yang paling utama adalah yang paling pedas.
Dan firmanNya dlm suroh Ali Imron ayat 92:
لن تنالوا البر حتى تنفقوا مماتحبون
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.

Maunya Wanita

oleh Andre Arifani pada 4 Mei 2011 jam 18:40

Perempuan adalah mahluk Tuhan yang lembut, maka perlakukan mereka dengan lembut dan penuh kasih sayang.

Perempuan adalah sosok yang mengedepankan perasaan, maka jaga dan jangan sakiti perasaannya. Perempuan adalah keindahan,

Perempuan adalah sosok yang butuh perlindungan, maka jadikan kita  tangguh di matanya.

Perempuan adalah sosok yang butuh teman, maka jadikan kita sang bijak yang setia menemaninya.

Perempuan adalah sosok yang butuh pujian, maka jadikan kita sosok yang kan menambah pujian orang terhadapnya.

Ketika kita sebagai lelaki mencoba mengenali perempuan, maka kita kan menemukan sosok-sosok yang memiliki banyak perbedaan dengan kaum kita. Ya, karena itulah kita pantas menjadi bagian dari hidupnya. Berada  di sisinya untuk menyempurnakan pesonanya, bukan untuk memudarkannya.

Kita sebagai lelaki harus pahami kerapuhannya dan karena itu kita harus berhati-hati memperlakukannya.

Kita sebagai lelaki harus yakini ketangguhannya, maka jangan malu berbagi keluh bahkan menangis di peluknya.

Kita sebagai lelaki harus terbiasa memeluknya dengan erat, agar dia tahu betapa kita membutuhkannya.

Kita sebagai lelaki harus mampu melepaskan jabat erat, agar dia tahu bahwa kita percaya padanya.

Lelaki romantis adalah sosok yang mereka butuhkan, saat mengecup kening dan membisikan kata sayang setiap kesempatan.

Lelaki tegas adalah sosok yang mereka butuhkan, yang mampu mengambil kebijakan dalam berbagai persoalan.

Tapi dari semua rahasia perempuan, ada satu kuncinya. Jadilah imam yang baik buatnya, maka kita kan temukan rahasia-rahasia yang lain pada dirinya.

Dosa yang Lebih BESAR dari 1000x ZINA

oleh Andre Arifani pada 15 Mei 2011 jam 17:41

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung.
Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam.
Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya.
Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah merusak hidupnya karna zina. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.

Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”. Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata,
“Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.”
“Apakah dosamu wahai wanita ayu?” tanya Nabi Musa as terkejut.
“Saya takut mengatakannya. ” jawab wanita cantik.
“Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa.
Maka perempuan itupun terpatah bercerita, “Saya ……telah berzina.”
Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan, “Dari perzinaan itu saya pun……lantas hamil, Setelah anak itu lahir, langsung saya…….. cekik lehernya sampai……tewas”, ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya.
Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik,” Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!”…teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau dibawa kemana lagi kaki-kakinya.

Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya???
Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya?
Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?
” Nabi Musa pun terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?”
Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.

“Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?” tanyanya,
” Ada!” jawab Jibril dengan tegas. “Dosa apakah itu?” tanya Musa kian penasaran.
“Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina”. Sambil terkaget Mendengar penjelasan ini, Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.

Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya.
Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.

Dalam hadist Nabi SAW disebutkan, “Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur’an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah….”

Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat, sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari diakhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.

Demikianlah kisah Nabi Musa, dan wanita pezina dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat fardhu dengan istiqomah, So sobat muslim tercinta….masih berani.kah anda meninggalkan Shalat?????

KETIKA CINTA TAK BISA BERSATU DALAM PERNIKAHAN

oleh Andre Arifani pada 11 Juni 2011 jam 16:32

    
Bismillahirrahmanirrahim……


Sahabat………Rasa cinta adalah satu diantara ghorizah na’u manusia yang dimana butuh untuk dipenuhi.

Rasa cinta muncul mana kala menemukan sebuah sosok yang sangat cocok, dengan keinginan kita. yang bisa memberikan empati dan selalu peduli. yang bisa mengerti akan keadaan kita dan bisa menjadikan kita merasa tumbuh menjadi lebih baik atau bangkit dari sebuah keterpurukan. biasanya sosok-sosok beginilah yang bisa meluluhkan hati manusia.

Dari sifat empati dan peduli serta bisa mengerti dan bisa ‘ngemong’ inilah bila terus disiram akan memunculkan sesuatu rasa yang tidak bisa didefinisikan namun bisa dirasakan. kehadirannya sangat lembut dan akhirnya menyusup dalam kalbu dan tahu-tahu sudah bertengger didalam sana.

ketika rasa itu tumbuh, biasanya akan membuat hati itu bahagia, riang dan penuh semangat serta tentram. dan akan semakin tumbuh subur jika rasa itu saling gayung bersambut. walau tak terkatakan namun ia bisa berbicara melalui sikap, tutur kata dan bahasa. bahasanya rasa itu penuh dengan ketentraman dan kesejukan dalam jiwa.

sahabat….itulah rasa CINTA yang telah TUMBUH DALAM TELISIK JIWA. dia bisa memenuhi relung hati kaum pria maupun kaum wanita. dan biasanya akan bertaut kuat ketika ia berlawan jenis yang menjalaninya. seperti sebuah muatan elektron dan neutron yang saling tarik menarik kemudian memunculkan sebuah energi. inilah pemisalan rasa cinta itu apabila ia berhadapan dengan lawan jenisnya.

Bolehkan mencintai…?

Tak ada larangan dalam Islam mencintai siapapun orangnya..bahkan dalam ukhuwah Islamiyah diajarkan untuk saling mencintai karena Allah tanpa melihat latar belakang materi antara kedua orang yang mencintai. ikatan itu terhubung karena satu aqidah di atas manhaj Allah.

Tak ada yang salah dengan cinta. itu yang perlu difahami.

Namun Kenapa mencintai sering menimbulkan polemik ?

Islam mempunyai sebuah syari’at dimana pergaulan laki-laki dan perempuan itu telah diatur dengan jelas. ada batasan-batasan dan rambu-rambu yang harus diperhatikan seperti :

“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min : “hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuhnya mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal, karena itu mereka tidak diganggu dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang” [QS. Al Ahzab : 33]

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman dan : “Hendaklah mereka menahan pandangan dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka perbuat” [QS.An Nur : 30]

“Katakanlah kepda wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada :1. suami mereka,2. atau ayah mereka3. atau ayah suami mereka4. atau putera-putera mereka,5. atau putera-putera suami mereka6. saudara laki-laki mereka7. putera-putera saudara laki2 mereka8. putera-putera saudari2 mereka9. atau wanita Islam10. atau budak-budak yang mereka miliki11. atau pelayan-pelayan laki-laki mereka yg tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita)12. atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasannya yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” [QS. An Nur : 31]

itulah syari’at Allah tentang bagaimana pergaulan laki-laki dan wanita yang di atur oleh syara’. dan itulah yang harus dipetuhi setiap manusia yang mengaku muslim dan beriman.

nah dari sini mari kita runut kenapa rasa tadi menjadi sebuah polemik. betul bahwa rasa CINTA itu boleh untuk siapa saja. yang menjadi masalah adalah pengungkapannya yang membutuhkan sebuah aktivitas dimana ia akan bersentuhan dengan hukum pergaulan laki-laki dan perempuan. disinilah simpulnya itu kenapa rasa itu sering berpolemik.

peluapan rasa cinta itu terhalang oleh adab dan syari’at di atas. dimana ketika melakukan aktivitas luapan cinta itu tak ada batasan untuk mereka yg mahram. dan ketika lain jenis telah memiliki rasa itu maka jalan satu-satunya untuk membolehkan luapannya secara aktivitas adalah dengan sebuah akad nikah. dan luapan cinta itu menjadi sebuah ibadah. nilainya lebih disisi Allah karena ia telah menjadi wujud dari penerapan kewajiban menunaikan 1/2 dari dien Islam.

Lalu bagaimana jika tak bisa berlabuh dalam akad pernikahan ?inilah yang kadang menjadi kisah manusia yang penuh kepiluan namun sangat indah bila dibayangkan dan dirasakan. ehem….kenapa demikian ?

ketika dua sosok insan saling mencintai pasti akan muncul rentetan aktivitas berupa menyayangi dan mengasihi. dan ketika itu terhalang oleh syari’at dan adat maka itu sangat menyedihkan karena harus memendamnya dalam-dalam di dalam jiwa.hanya bisa menarik nafas panjabg ketika mengingat yang dicintainya kemudian melepasnya dengan ucapan istighfar.

sungguh menyayat hati jika tak bisa direalisasikannya. kenapa bisa demikian ?1. karena terhalang oleh syara’ di atas.2. karena pernikahan itu adalah ketentuan dan ketetapan Allah yang berhubungan dengan jodoh manusia.

kalau yg pertama itu masih bisa diselesaikan dengan menikah. namun bagaimana kalau tidak jodoh ? ini yg menjadi problem berikutnya.

sahabat….kutahu itu sangat pahit dan pilu. namun keimanan yang bisa mengobati itu. kepercayaan kita pada qadlo dan qodar Allah itu yang harus diperkuat. bahwa apa yang Allah tetapkan untuk kita itu adalah yang terbaik dalam hidup kita.

ingatlah ayat Al Qur’an “Diwajibkan atas kamu berperang,padahal itu tidak menyenangkan bagimu. tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal tidak bagimu. Allah mengetahui,sedangkan kamutidak mengetahui” (QS. Al Baqoroh : 216)

dari ayat itu kita tahu bahwa hanya Allah yang tahu tentang semua kebaikan dalam hidup kita. karena semua urusan manusia Allah yang menciptakannya untuk itu Allahlah yang mengetahui jalan keluarnya.

sahabat…..jika engkau mencintainya maka serahkan cinta itu kepada Allah SWT. kembalikan kepadaNya. biarlah Allah yang mengaturnya. jika ia baik bagimu bagaimana keadaannya nanti pasti akan dipertemukan dan disatukan dalam naungan akad yang penuh sakinah, mawadah warahmah.

sahabat…..bacalah ini…..

Ketika mimpimu yang begitu indah,tak pernah terwujud..ya sudahlah, Saat kau berlari mengejar anganmu,dan tak pernah sampai..ya sudahlah (hhmm)

Apapun yang terjadi, ku kan slalu ada untukmu, Janganlah kau bersedih..coz everything’s gonna be OKAY

yo..Satu dari sekian kemungkinan kau jatuh tanpa ada harapan saat itu raga kupersembahkan bersama jiwa, cita,cinta dan harapan

Kita sambung satu persatu sebab akibat tapi tenanglah mata hati kita kan lihat menuntun ke arah mata angin bahagia kau dan aku tahu,jalan selalu ada

juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang bagai deras ombak yang menabrak karang namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang hadapi ini bersamaku hingga ajal datang

Saat kau berharap keramahan cinta,tak pernah kau dapat..ya sudahlah

yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum berahir

satukan langkah..langkah yang beriring!genggam hati, rangkul emosi!

Genggamlah hatiku, satukan langkah kita Sama rasa, tanpa pamrih ini cinta..across da sea

Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari sosok ini yang menerima kelemahan hati yea..aku cinta kau..(ini cinta kita) cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)

satu cinta ini akan tuntun jalanku rapatkan jiwamu yo tenang disisiku rebahkan rasamu..untuk yang ditunggu Bahagia..Hingga ujung waktu.

Ya sudahlah…..


hmmmm…Yup Ya sudahlah….lapangkan hati. simpan rasa itu hingga Allah mengizinkannya. jika tak bisa di dunia Allah akan mengumpulkannya di syurga.

do’akanlah ia wahai sahabat…..katakan kepada Allah….Ya Allah aku sangat mencintanya…..Tabahkan hatiku menjalani ujianmu ketika engkau menghadirkan ia pada waktu yang tak tepat untukku. ikhlaskan cintaku padanya hanya karenaMu…jauhkan aku dari kemaksiyatan hati…jauhkan aku dari pikiran semu yang merusak hati dan keimananku…begitu juga semua ini berikanlah untuknya yang kucintai…kuberserah diri atas segala urusan ini padaMu Ya Allah…semoga aku bukan orang yang kufur dalam hal ini….Aamiin…

sahabat kemudian do’akanlah ia dengan ketulusan hatimu….semoga ia selalu bahagia, semoga Allah selalu mengabulkan semua do’a dan cita-cita serta keinginannya, semoga Allah melapangkan hati, pikiran rezeqinya. moga dia dilindungi dari marabahaya yang direncanakan maupun tidak dari jin maupun manusia. moga dia selalu istiqamah di jalanNya. semoga Allah memberikan calon pendamping yang sholih/sholihah baginya, amanah dan fatonah sehingga menjadikan dia manusia harapan Allah. semoga kelak dikaruniai keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. semoga dia dikaruniai anak-anak yang sholih dan sholihah dan kelak dia menjemput ajal dalam keadaan istiqamah dan khusnul khotimah…aminn…

sahabat…itulah do’a-do’a cinta untuknya. itulah bukti cinta sejatimu untuknya. tebarlah cintamu untuknya dan jangan mengharapkan pamrih berupa kebersamaan fisik dengannya.

INGATLAH orang yang mencintai karena Allah itu, jika ia tak bisa bersama dan akhirnya harus melihat ia bersama yang lain, kemudian engkau masih bisa tersenyum padanya dan mengucapkan selamat barakallah kepadanya maka pada dasarnnya engkau telah menang dengan rasa cintamu. engkau telah mencintainya dengan sepenuh rasa, ikhlas karena Allah dan itulah cinta sebenar-benarnya cinta. karena SEBENAR-BENAR CINTA ADALAH MANAKALA KITA BAHAGIA MELIHAT DIA BAHAGIA WALAU KITA TAK BISA MEMILIKI FISIKNYA DISISI KITA. NAMUN CUKUPLAH CINTANYA TELAH KITA MILIKI DAN KITA BERDO’A SAJA SEMOGA CINTANYA TAK LUNTUR UNTUK KITA.MASIH MAU MENYAMBUNG TALI SILATURAHIM DAN MASIH MAU MENDO’AKAN KITA.

sahabat…yakinlah atas keputusan Allah dan yakinlah BAHWA BILA MENCINTAI TAK AKAN MENGHIANATINYA DAN BILA JODOH TAK AKAN KEMANA. BAGAIMANAPUN KEADAANNYA KELAK ATAU STATUS APA YANG TELAH IA SANDANG JIKA MASIH DIBERI KEJODOHAN MAKA AKAN DIBERSATUKAN DENGANMU.

semoga ini menjadi penguat dalam jiwa orang-orang yang sedang mencintai namun tak mungkin bisa bersatu…(walau mungkin masih ada harapan).

bukankah tinta telah kering dan lembaran-lembaran telah ditutup. untuk apa masih menyalahkan waktu yang telah lewat, karena telah tertulis demikian untuk manusia. bodoh itu bukan karena ia tak cerdas namun karena ia tak jeli dalam melihat peluang. ia suka menunda-nunda sehingga ia menyesal ketika telah hilang darinya. tanda dan kabar itu telah dilihatnya namun ia tetap bersikukuh biarlah waktu yang bicara. padahal usaha yang cerdas adalah sebuah ikhtiar maksimal sehingga hasilnya pun bisa optimal.

Sahabat….kucukupkan apa yang bisa kusampaikan dengan dengan sebuah penutup dariku…bacalah syair2 pagiku ini…semoga bisa menjadi pelipur hati yg lara dalam menjalani akhir pekan ini…

angin semilir lembutudara pagi sejuk menyapa rongga dadamentari menyembul dari balik sanamenyibak segelintir kabut

burung berkicau di pucuk pohonmembahana menghias dniabernyanyi penuh merdunyamenghapus murung di lubuk kosong
awanpun berjalan dengan pelannyameninggalkan titik suara jiwapenuh makna bak sekuntum bungaagar terangkai sebuah ceritalingkaran detak suara-suara jiwa
wahai yang disanatersenyumlah menyambut bahagiayang terkabar melalui relung jiwajiwa yang penuh dengan cahayacahaya Allah yang mulia untuk umatNya

CINTA KARENA ALLAH DAN CINTA ALLAHLAH YANG AKAN ABADI HINGGA DIBAWA MATI….
Barakallah…semoga engkau slalu bahagia…berkah setiap harimu dan tetap istiqamahlah dalam jalan dakwah dan dalam pemahaman yang bersih dalam hati dan pikiran yg telah tertanam lama.*

INDAH DAN KEISTIMEWAAN SEORANG WANITA.

oleh Andre Arifani pada 12 Juni 2011 jam 22:21

Benda yg mahal harganya akan dijaga & dibelai serta disimpan ditempat yg teraman & terbaik.
Sudah pasti intan permata tdk akan dibiar terserak bukan ?

Akhwat Sholihah bak mutiara di dasar laut, tak selalu putih terkadang terbungkus lumut,
Di dalam cangkangnya dia senang berada, menjaga diri & tak mudah digoda.

Kita mungkin harus menyelam utk menemukannya,
Tapi kita akan tahu seberharga apa dia ketika kita mendapatkannya.

Itulah Perumpamaannya Dengan Seorang Wanita.

1. dia sebagai ibu yang melahirkan kita, dia sebagai tulang rusuk kita yang hilang, dia sebagai penuntun kita dalam surga-Nya, dan dia juga yang bisa menjadi panutan kita dalam berjalan.

2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya ?

3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan,ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : Sholat 5 waktu, Shaum di bulan Ramadhan, Taat kepada suaminya dan Menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Subhanaallah ya, istimewa seorang wanita yang kadang kita anggap remeh, yang kadang kita ingkari janjinya, yang kadang kita sakiti raganya. Demikian sayangnya ALLAH pada wanitakan, kenapa kita tidak bisa menyanyangi wanita seperti-Nya.

ISTRIKU BUKAN BIDADARI , TAPI AKU BUKAN MALAIKAT

oleh Andre Arifani pada 14 Juni 2011 jam 21:55

Bismillahirrohmanirrohiim.,.

Alhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan sahabatnya.
Anda telah berkeluarga?
Bagaimana pengalaman Anda selama mengarungi bahtera rumah tangga?
Semulus dan seindah yang Anda bayangkan dahulu?
Mungkin saja Anda menjawab, “Tidak.”
Akan tetapi, izinkan saya berbeda dengan Anda, “Ya,” bahkan lebih indah daripada yang saya bayangkan sebelumnya.

Saudaraku, kehidupan rumah tangga memang penuh dengan dinamika, lika-liku, dan pasang surut. Kadang Anda senang, dan kadang Anda bersedih. Tidak jarang, Anda tersenyum di hadapan pasangan Anda, dan kadang kala Anda cemberut dan bermasam muka.
Bukankah demikian, Saudaraku?
Berbagai tantangan dan tanggung jawab dalam rumah tangga senantiasa menghiasi hari-hari Anda. Semakin lama umur pernikahan Anda, maka semakin berat dan bertambah banyak perjuangan yang harus Anda tunaikan.
Tanggung jawab terhadap putra-putri, pekerjaan, karib kerabat, masyarakat, dan lain sebagainya.
Di antara tanggung jawab yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan Anda ialah tanggung jawab terhadap pasangan hidup Anda.

Sebelum menikah, sah-sah saja Anda sebagai calon suami membayangkan bahwa pasangan hidup Anda cantik rupawan, bangsawan, kaya raya, patuh, pandai mengurus rumah, penyayang, tanggap, sabar, dan berbagai gambaran indah.
Bukankah demikian, Saudaraku?

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ
“Biasanya, seorang wanita dinikahi karena empat pertimbangan: harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, hendaknya engkau lebih memilih wanita yang beragama, niscaya engkau beruntung.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Al-Qurthubi menjelaskan makna hadits ini dengan berkata, “Empat pertimbangan inilah yang biasanya mendorong seorang lelaki untuk menikahi seorang wanita. Dengan demikian, hadits ini sebatas kabar tentang fakta yang terjadi di masyarakat, dan bukan perintah untuk menjadikannya sebagai pertimbangan. Secara tekstual pun, hadits ini menunjukkan bahwa dibolehkan menikahi seorang wanita dengan keempat pertimbangan itu. Akan tetapi, hendaknya pertimbangan agama lebih didahulukan.”
Keterangan al-Qurthubi ini semakna dengan hadits yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Amr al-’Ash radhiyallahu ‘anhu, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَزَوَّجُوا النِّسَاءَ لِحُسْنِهِنَّ فَعَسَى حُسْنُهُنَّ أَنْ يُرْدِيَهُنَّ وَلاَ تَزَوَّجُوهُنَّ لِأَمْوَالِهِنَّ فَعَسَى أَمْوَالُهُنَّ أَنْ تُطْغِيَهُنَّ وَلَكِنْ تَزَوَّجُوهُنَّ عَلَى الدِّينِ وَلَأَمَةٌ خَرْمَاءُ سَوْدَاءُ ذَاتُ دِينٍ أَفْضَلُ
‘Janganlah engkau menikahi wanita hanya karena kecantikan parasnya, karena bisa saja parasnya yang cantik menjadikannya sengsara. Jangan pula engkau menikahinya karena harta kekayaannya, karena bisa saja harta kekayaan yang ia miliki menjadikan lupa daratan. Akan tetapi, hendaklah engkau menikahinya karena pertimbangan agamanya. Sungguh, seorang budak wanita berhidung pesek dan berkulit hitam, tetapi ia patuh beragama, lebih utama dibanding mereka semua.’” (Hr. Ibnu Majah; oleh al-Albani dinyatakan sebagai hadits yang lemah)

Akan tetapi, sekarang, setelah Anda menikah, terwujudkah seluruh impian dan gambaran yang dahulu terlukis dalam lamunan Anda?
Bila benar-benar seluruh impian Anda terwujud pada pasangan hidup Anda, maka saya turut mengucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat. Bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati atau kecewa.

Saudaraku, besarkan hati Anda, karena nasib serupa tidak hanya menimpa Anda seorang, tetapi juga menimpa kebanyakan umat manusia.

عَنْ أَبِى مُوسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَمُلَ مِنَ الرِّجَالِ كَثِيرٌ، وَلَمْ يَكْمُلْ مِنَ النِّسَاءِ إِلاَّ آسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ، وَمَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَإِنَّ فَضْلَ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ
Abu Musa radhiyallahu ‘anhu menuturkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Banyak lelaki yang berhasil menggapai kesempurnaan, sedangkan tidaklah ada dari wanita yang berhasil menggapainya kecuali Asiyah istri Fir’aun dan Maryam binti Imran. Sesungguhnya, kelebihan Aisyah dibanding wanita lainnya bagaikan kelebihan bubur daging [1] dibanding makanan lainnya.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Saudaraku, berbahagia dan berbanggalah dengan pasangan hidup Anda, karena pasangan hidup Anda adalah wanita terbaik untuk Anda!

Anda tidak percaya? Silakan Anda membuktikannya. Bacalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini, lalu terapkanlah pada istri Anda.

لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ
“Tidak pantas bagi lelaki yang beriman untuk meremehkan wanita yang beriman. Bila ia tidak menyukai satu perangai darinya, pasti ia puas dengan perangainya yang lain.” (Hr. Muslim)
Saudaraku, Anda kecewa karena istri Anda kurang pandai memasak? Tidak perlu khawatir, karena ternyata istri Anda adalah penyayang.

Anda kurang puas dengan istri Anda yang kurang pandai mengurus rumah dan kurang sabar? Tidak usah berkecil hati, karena ia begitu cantik rupawan.

Anda berkecil hati karena istri Anda kurang cantik? Segera besarkan hati Anda, karena ternyata istri Anda subur sehingga Anda mendapatkan karunia keturunan yang shalih dan shalihah. Coba Anda bayangkan, betapa besar penderitaan Anda bila Anda menikahi wanita cantik akan tetapi mandul.
Demikianlah seterusnya.

Tidak etis dan tidak manusiawi bila Anda hanya pandai mengorek kekurangan istri, namun Anda tidak mahir dalam menemukan kelebihan-kelebihannya. Buktikan Saudaraku, bahwa Anda benar-benar seorang suami yang berjiwa besar, sehingga Anda peka dan lihai dalam membaca kelebihan pasangan Anda.

Dahulu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu peka dan mahir dalam membaca segala hal, termasuk suasana hati istrinya. Aisyah mengisahkan,

قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِنِّي لَأَعْلَمُ إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً، وَإِذَا كُنْتِ عَلَيَّ غَضْبَى . قَالَتْ: فَقُلْتُ مِنْ أَيْنَ تَعْرِفُ ذَلِكَ، فَقَالَ: أَمَّا إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً فَإِنَّكِ تَقُولِيْنَ لاَ وَرَبِّ مُحَمَّدٍ، وَإِذَا كُنْتِ غَضْبَى قُلْتِ لاَ وَرَبِّ إِبْرَاهِيمَ. قَالَتْ: قُلْتُ أَجَلْ وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَهْجُرُ إِلاَّ اسْمَكَ
“Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadaku, ‘Sungguh, aku mengetahui bila engkau ridha kepadaku, demikian pula bila engkau sedang marah kepadaku.’ Spontan, Aisyah bertanya, ‘Darimana engkau dapat mengetahui hal itu?’ Rasulullah menjawab, ‘Bila engkau sedang ridha kepadaku, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Muhammad. Adapun bila engkau sedang dirundung amarah, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Ibrahim.’’ Mendengar penjelasan ini, Aisyah menimpalinya dan berkata, ‘Benar, sungguh demi Allah, wahai Rasulullah, ketika aku marah, tiada yang aku tinggalkan, kecuali namamu saja.’” (Muttafaqun ‘alaihi)

Demikianlah teladan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau begitu peka dengan suasana hati istrinya, sehingga beliau bisa membaca isi hati istrinya dari ucapan sumpahnya. Walaupun Aisyah berusaha untuk menyembunyikan isi hatinya, tetap bermanis muka, senantiasa berada di sanding Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan berbicara seperti biasa, namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dapat menebak suasana hatinya dari perubahan cara bersumpahnya. Luar biasa, perhatian, kejelian, dan kepekaan yang tidak ada bandingnya.
Tidak mengherankan, bila beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

(خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي
“Orang terbaik di antara kalian ialah orang yang terbaik dalam memperlakukan istrinya, dan aku adalah orang terbaik di antara kalian dalam memperlakukan istriku.” (Hr. At-Tirmidzi)

Bagaimana dengan Anda, Saudaraku? Dengan apa Anda dapat mengenali dan meraba suasana hati pasangan Anda?
Saudaraku, tidak ada salahnya bila sejenak Anda kembali memutar lamunan dan gambaran tentang istri ideal dan idaman yang pernah singgah dalam benak Anda. Selanjutnya, bandingkan gambaran istri idaman Anda dengan gambaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kaum wanita berikut ini,

الْمَرْأَةُ كَالضِّلَعِ ، إِنْ أَقَمْتَهَا كَسَرْتَهَا، وَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ
“Wanita itu bagaikan tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah, dan bila engkau bersenang-senang dengannya, niscaya engkau dapat bersenang-senang dengannya, sedangkan ia adalah bengkok.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Pada riwayat lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَسْتَقِيمُ لَكَ الْمَرْأَةُ عَلَى خَلِيقَةٍ وَاحِدَةٍ وَإِنَّمَا هِيَ كَالضِّلَعُ إِنْ تُقِمْهَا تَكْسِرْهَا وَإِنْ تَتْرُكْهَا تَسْتَمْتِعْ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ
“Tidak mungkin istrimu kuasa bertahan dalam satu keadaan. Sesungguhnya, wanita itu bak tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah. Adapun bila engkau biarkan begitu saja, maka engkau dapat bersenang-senang dengannya, (tetapi hendaklah engkau ingat) ia adalah bengkok.” (Hr. Ahmad)

Nah, sekarang, silakan Anda mengorek memori Anda tentang wanita pendamping hidup Anda. Temukan berbagai kelebihan padanya, dan selanjutnya tersenyumlah, karena ternyata istri Anda memiliki banyak kelebihan.
Lalu, bila pada suatu hari Anda merasa tergoda oleh kecantikan wanita lain, maka ketahuilah bahwa sesuatu yang dimiliki oleh wanita itu ternyata juga telah dimiliki oleh istri Anda. Maka, bergegaslah untuk membuktikan hal ini pada istri Anda. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ مَعَهَا مِثْلَ الَّذِي مَعَهَا
“Bila engkau melihat seorang wanita, lalu ia memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu! Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh hal yang dimiliki oleh wanita yang engkau lihat itu.” (Hr. At-Tirmidzi)

Demikianlah caranya agar Anda dapat senantiasa puas dan bangga dengan pasangan hidup Anda. Anda selalu dapat merasa bahwa ladang Anda tampak hijau, sehijau ladang tetangga, dan bahkan lebih hijau.

Selamat berbahagia dengan pasangan hidup yang telah Allah karuniakan kepada Anda. Semoga Allah memberkahi bahtera rumah tangga Anda.

Sebaliknya, sebagai calon istri, Anda juga berhak untuk mendambakan pasangan hidup yang tampan, gagah, kaya raya, pandai, berkedudukan tinggi, penuh perhatian, setia, penyantun, dermawan, dan lain sebagainya.

Betapa indahnya gambaran rumah tangga Anda, dan betapa istimewanya pasangan hidup Anda, andai gambaran Anda ini dapat terwujud. Bukankah demikian, Saudariku?

Saudariku, setelah Anda menikah, benarkah seluruh kriteria suami ideal yang pernah menghiasi lamunan Anda ini terwujud pada pasangan hidup Anda?

Bila benar terwujud, maka saya ucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat, dan bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati.
Besarkan hatimu, wahai Saudariku! Percayalah, bahwa pada pasangan hidup Anda ternyata terdapat banyak kelebihan.
Bila selama ini, Saudari ciut hati karena suami Anda miskin harta, maka tidak perlu khawatir, karena ia penuh dengan perhatian dan tanggung jawab.

Bila selama ini, Saudari kecewa karena suami Anda ternyata kurang tampan, maka percayalah bahwa ia setia dan bertanggung jawab.
Andai selama ini, Saudari kurang puas karena suami Anda kurang perhatian dengan urusan dalam rumah, tetapi ia begitu membanggakan dalam urusan luar rumah.

Juga, andai selama ini, sikap suami Anda terhadap Anda kurang simpatik, maka tidak perlu hanyut dalam duka dan kekecawaan, karena ia masih punya jasa baik yang tidak ternilai dengan harta. Ternyata, selama ini, suami Anda telah menjaga kehormatan Anda, menjadi penyebab Anda merasakan kebahagiaan menimang putra-putri Anda.

Saudariku, Anda tidak perlu hanyut dalam kekecewaan karena suatu hal yang ada pada diri suami Anda. Betapa banyak kelebihan-kelebihan yang ada padanya. Berbahagia dan nikmatilah kedamaian hidup rumah tangga bersamanya.

Berlarut-larut dalam kekecewaan terhadap suatu perangai suami Anda dapat menghancurkan segala keindahan dalam rumah tangga Anda. Bukan hanya hancur di dunia, bahkan berkelanjutan hingga di akhirat kelak.

Saudariku, simaklah peringatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini. Agar anda dapat menjadikan bahtera rumah tangga Anda seindah dambaan Anda.

أُرِيتُ النَّارَ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ يَكْفُرْنَ، قِيلَ: أَيَكْفُرْنَ بِاللَّهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ، وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ
“Aku diberi kesempatan untuk menengok ke dalam neraka, dan ternyata kebanyakan penghuninya ialah para wanita, akibat ulah mereka yang selalu kufur/ingkar.” Spontan, para shahabat bertanya, “Apakah yang engkau maksud adalah mereka kufur/ingkar kepada Allah?” Beliau menjawab, “Mereka terbiasa ingkar terhadap perilaku baik, dan ingkar terhadap jasa baik. Andai engkau berbuat baik kepada mereka seumur hidupmu, lalu ia mendapatkan suatu hal padamu, niscaya mereka begitu mudah berkata, ‘Aku tidak pernah mendapatkan kebaikan sedikit pun darimu.’” (Muttafaqun ‘alaihi)

Anda mendambakan kebahagian dalam rumah tangga?

Temukanlah bahwa kebahagian hidup dan berumah tangga terletak pada genggaman tangan suami Anda. Pandai-pandailah membawa diri, sehingga suami Anda rela membentangkan kedua telapak tangannya, dan memberikan kebahagian berumah tangga kepada Anda.

Percayalah Saudariku, suami Anda adalah pasangan terbaik untuk Anda.

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا اُدْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ
“Bila seorang istri telah mendirikan shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadan, menjaga kesucian dirinya, dan taat kepada suaminya, niscaya kelak akan dikatakan kepadanya, ‘Silakan engkau masuk ke surga dari pintu mana pun yang engkau suka.’” (Hr. Ahmad dan lainnya)

Tidakkah Anda mendambakan termasuk orang-orang mukminah yang mendapatkan kebebasan masuk surga dari pintu yang mana pun?

Kunci Keberhasilan Rumah Tangga

Saudaraku, mungkin selama ini Anda bersama pasangan hidup Anda, terus berusaha mencari pola rumah tangga yang dapat mendatangkan kebahagiaan untuk Anda berdua.

Anda berhasil menemukannya?
Bila Anda berhasil, maka saya ucapkan selamat berbahagia. Adapun bila belum, maka segera temukan kunci keberhasilan rumah tangga Anda pada firman Allah berikut,

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ
“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.” (Qs. al-Baqarah: 228)

Hak pasangan Anda setimpal dengan kewajiban yang ia tunaikan kepada Anda. Semakin banyak Anda menuntut hak Anda, maka semakin banyak pula kewajiban yang harus Anda tunaikan untuknya.

Shahabat Abdullah bin ‘Abbas memberikan contoh nyata dari aplikasi ayat ini dalam rumah tangganya. Pada suatu hari, beliau berkata, “Sesungguhnya, aku senang untuk berdandan demi istriku, sebagaimana aku pun senang bila istriku berdandan demiku, karena Allah Ta’ala telah berfirman,

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ
‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.’

Aku pun tidak ingin menuntut seluruh hakku atas istriku, karena Allah juga telah berfirman,

وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ
‘Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.’” (Hr. Ibnu Abi Syaibah dan ath-Thabari)
Bagaimana dengan dirimu, wahai saudara dan saudariku? Kapankah Anda berdandan? Ketika sedang berada di rumah atau ketika hendak keluar rumah? Selama ini, sejatinya, untuk siapa Anda berdandan? Benarkah Anda berdandan untuk pasangan Anda, ataukah Anda berdandan dan tampil menawan untuk orang lain?

Saudaraku, bahu-membahu, saling melengkapi kekurangan, dan saling pengertian adalah salah satu prinsip dasar dalam membangun rumah tangga. Tidak layak bagi Anda untuk berperan sebagai penonton setia ketika pasangan Anda sedang mengerjakan pekerjaannya. Usahakan sebisa Anda untuk turut menyelesaikan pekerjaannya. Demikianlah, dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan dalam rumah tangga beliau.

Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan,

كَانَ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ، فَإِذَا سَمِعَ الأَذَانَ خَرَجَ
“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan sebagian pekerjaan istrinya, dan bila beliau mendengar suara azan dikumandangkan, maka beliau bergegas menuju ke mesjid.” (Hr. Bukhari)
Constance Gager, ketua studi sekaligus asisten profesor di Montclair State University, Montclair, New Jersey, mengadakan penelitian tentang hubungan perilaku suami-istri dengan keromantisan dalam bercinta. Ia mengelompokkan para suami yang menjadi objek penelitiannya ke dalam dua kelompok.

Kelompok pertama adalah suami-suami yang tidak peduli dan jarang membantu pekerjaan istri. Kelompok kedua adalah suami-suami yang sering turut serta dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga istri.
Hasilnya luar biasa! Suami di kelompok kedua, yaitu yang sering membantu pekerjaan istrinya, terbukti lebih romantis dan lebih sering memadu cinta dengan pasangannya. Hubungan yang harmonis dan indah, begitu kental dalam rumah tangga mereka.

Sejatinya, penemuan ini bukanlah hal baru, karena secara logika, suami yang dengan rendah hati membantu pekerjaan istrinya pastilah lebih dicintai oleh istrinya. Tentunya, ini memiliki hubungan erat dengan keromantisan suami-istri dalam bercinta.
Sebaliknya, istri yang peduli dengan pekerjaan suami, pun akan mengalami hal yang sama.

Nah, bagaimana dengan diri Anda, wahai Saudaraku?

Selamat membuktikan resep manjur ini! Semoga berbahagia, dan hubungan Anda berdua semakin romantis dan harmonis.

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi Anda. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Wallahu a’lam bish-shawab.

Terima Kasih Musuh Ku..!

oleh Andre Arifani pada 21 Juni 2011 jam 19:03

Engkau mengajariku bagaimana mendengar kritik yang pedas tanpa harus merasa galau.
Engkau mengajariku bagaimana harus terus melangkah di jalan yang telah kutempuh tanpa ragu, meski kadang aku harus mendengar kata-kata yang kurang pantas atau tidak layak.
Sungguh, ini adalah pelajaran yang sangat berharga. Pelajaran yang tidak bisa didapatkan secara teori, bahkan oleh seseorang yang telah berupaya dan berupaya. Sampai kemudian Allah mendatangkan orang lain sebagai pelatih, yang memaksa meneguk pil pahit untuk pertama kalinya, agar terbiasa untuk selanjutnya.

Terima kasih, musuh…!
Engkaulah penyebab lahirnya pendisiplinan diri; agar diri tidak hanyut oleh pujian para pemuji. Sungguh, Allah menjadikanmu sebagai penyeimbang. Agar, seseorang tidak tertipu oleh pujian, atau sanjungan orang yang berlebihan, atau ujub yang tidak pada tempatnya, dari para pengagum yang hanya melihat kebaikan dan kebaikan belaka.
Berbeda dengan engkau! Engkau tidak melihat kecuali dari sisi lain. Atau, engkau sejatinya melihat kebaikan tapi engkau buat ia menjadi buruk.

Terima kasih, musuh…!
Engkau telah mencela lisan-lisan pembela kebenaran, menyerangnya, juga menentangnya, yang karenanya mengobarkan sikap pembelaan yang hebat.
Jika bukan karena nyala api yang membakarnya
Aroma harum kayu gaharu takkan ada yang tahu
Terima kasih, terima kasih! Engkau mempunyai kelebihan –sekalipun tidak engkau inginkan– dalam menciptakan iklim keseimbangan, juga obyektifitas sebuah pemikiran. Kadang, manusia meletakkan al-haq melampaui kadarnya. Dan engkau, menjadi penyebab ditegakkannya keseimbangan. Penyebab adanya evaluasi dan perbaikan. Maka, janganlah engkau diperbudak kemarahan atas sebab penolakanmu. Sebab seseorang, jika kepentingan telah masuk, tak dapat lagi melihat dan berpikir jernih. Yang tersisa hanya menolak dan menentang. Tak ada lagi ketenangan dan kehati-hatiaan dalam dirinya. Tak ada lagi kecermatan dalam memandang pendapat orang yang berbeda dengannya. Padahal, boleh jadi yang berbeda itu benar, meski hanya sedikit.


Terima kasih, musuh…!
Sungguh, Engkau telah mengasah semangat, menciptakan tantangan, membuka arena, dan menggelar kompetisi. Hingga setiap orang benar-benar terobsesi memenangkan dirinya, berambisi meningkatkan dirinya, tuk meraih kedudukan yang tinggi nan utama. Ya, berlomba adalah sunnah syar’iyah, adalah ketentuan Rabbani. Bukankah Allah berfirman, “Maka, pada yang demikian itu hendaklah manusia mau berlomba.” Tentu, kemuliaan sebuah perlombaan, didasarkan pada tata-cara yang mulia, tujuan yang benar, media yang sehat, serta rongga yang bersih.

Terima kasih, musuh…!
Engkaulah yang menempa kami untuk berlatih bersabar, berlatih tabah dalam menghadapi cobaan, dan berlatih membalas keburukan dengan kebaikan sekaligus penolakan.

Terima kasih, musuh…!
Ya, timbangan kebaikan seseorang kelak, kadang bukan buah dari amal shalih yang ia lakukan. Tetapi, ia buah dari kesabaran, buah dari bersikap baik, buah dari ridha atas ketentuan-Nya, buah dari bersikap memaafkan… Musuhku…, aku sadar betul bahwa sebagian dari kata-kata ini membuatmu tidak berkenan, atau bahkan terasa menyesakkan hati. Tapi, sungguh saya tidak bermaksud membuatmu begitu. Sejujurnya saya katakan, engkau adalah teman sejati. Engkau adalah saudaraku seagama, sekalipun terdapat perbedaan pendapat di antara kita. Kalau saja kita mau melihat titik persamaan, cukup banyak yang bisa kita temukan.

Izinkan Penaku Membahagiakanmu,

Izinkan Penaku Membahagiakanmu,

oleh Andre Arifani pada 15 Juli 2011 jam 13:58
Ada Garansi Kebahagiaan bagi Hati Hati yang beriman, dan tidak ada tawar menawar didalamnya. Sudah selayaknya orang beriman itu berbahagia, memiliki Allah -Tuhan yang selalu mendengarkan setiap bisikan keluhan keluhan. .

Jika kebahagiaan itu tidak kau kenali dihatimu,
Maka segera berdirilah, tata kembali hatimu dan kenali aktifitas berfikirmu.

Tanyakanlah kepada dinding yang bergetar dibelantara dadamu itu.
Kepada siapa marah itu kamu alamatkan, kepada siapakah gerangan dendam itu tersimpan?
Adakah Allah telah salah dengan perencanaan Nya?
Adakan Allah merugikanmu?

Sejatinya Dunia ini luas,.
Jika hatimu mulai berkata kata merasakan dan mengatakan Dunia ini sempit,
Maka coba definisikan ulang; Seluas apa dunia itu sangat tergantung "seluas" apa matamu memandang, seikhlas apa hatimu menerima dan sedalam apa pemahaman jiwamu tentang sebuah tujuan. Tentang satu pertanyaan, kemanakah langkah ini menuju atau akan berakhir dimanakah semuanya?

Pilihan Allah tidak akan merugikanmu sedikitpun!

Kita hanya belum mengenali atau menyadari tentang kebaikan didalamnya, renungkanlah sekali lagi dan perhatikan baik baik, sayangi dirimu, sayangi hatimu, berhentilah menyesal dan taburi jalanan itu dengan senyuman dan keikhlasan.

"Jika embun tak lagi bening, jangan salahkan debu atau dedaunan yang setia menahan'nya disetiap pagi yang terencana.. Karena daun'pun tidak pernah menyalahkan angin ketika ia terlempar, belajarlah dari keikhlasannya merelakan pucuk pucuk segar yang mengintip di celah ranting..."

Pahamilah bahwa tiap gesekan yang memilukan itu adalah untuk mempertajam pisau mata hatimu, agar peka terhadap dunia yang tak terduga ini, wahai bidadari kecilku..

Setiap butiran air mata yang terjatuh tidaklah diam. dia telah menembus jarak dan waktu untuk mengadu, menemuiku. dan kudengarkan setiap lirih keluhannya ..

Orang tegar adalah bukan orang yang tak pernah bersedih, karena semua dari kita terlahir dari masa lalu dengan segala 'kenangan'nya. Orang tegar adalah sebuah PRIBADI yang mampu MENGENDALIKAN kesedihan dan penderitaan dimasa lalunya dan mengubahnya menjadi energi positif untuk membangun hari ini agar menjadi kenangan INDAH untuk masa depannya.

Karena, Hari ini pun akan Menjadi masa lalu.

***
Kewajiban adalah bukan paksaan, tapi sebuah pengkondisian agar manusia dan hatinya menemui seni ke.b.a.h.a.g.i.a.an dalam naungan cintai Rabb-nya serta mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat,.
Sementara, Syurga & Neraka adalah konsequensi- yang tak terelakan, karena kita adalah hamba.

***
Islam tidak hanya sekedar bahasa Halal dan Haram atau Syurga dan Neraka, tetapi seni memahami keindahan Arsitektur Agung Allah Aza Wajala yang terlukis merdu dalam lukisan Dunia.

Keindahannya hanyalah cerminan setitik keindahan dari Syurga,
Dan keluhannya hanyalah percikan pedihnya Azab Neraka yang ditimpakan untuk peringatan, sebagai ujian atau digoreskan melalui bencana bencana yg menimpa agar kita Lebih Siap dikehidupan yg sebenarnya; Akhirat yang Abadi.

***
Iman tidak sekedar percaya,

Iman merupakan seni memahami sepenuh hati dan segenap keyakinan, bahwasannya segala details yang terjadi disetiap detik detik kedipan mata, disetiap desiran keinginan yang melinatasi langit langit hati, setiap luka, kesedihan, dan goresan goresan yang menyayat hati kita - semua telah tertulis dalam perencanaan dan ketentuan takdir Allah yang sempurna.

Iman laksana sebuah pohon dihati kita,
Naungannya memberi kesejukan. Dari phonnya tunas tunas harapan akan terus terlahir, jika terus kita sirami dia akan berbunga kebahagiaan yang harumnya menebari jalanan yang kita lalui. Dan seiring keistiqamahan yang terjaga, dari bunga itu akan terlahir buah yang bernama Ikhlas.

Bubuhkan Ikhlas disetiap dasar peletakan target target yang engkau rencanakan, ikuti dengan keistiqamahan niat, dan bersungguh sungguhlah! taburi setiap jalanan dengan do'a, sabar dalam ujian dan tersenyumlah disetiap persimpangannya.

***
Melangkahlah, jangan diam..
Mulailah dan janganlah menanti ujung yg mungkin tak akan kau temui.

Izinkan dirimu bangkit kembali, dan maafkanlah.
Segera instal ulang hatimu, format ulang partisi partisi yang membingungkan itu dan simpan data data prosanya di folder masalalu.

"Menyia-nyiakan waktu itu lebih jelek daripada kematian. Menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan akhirat, sedangkan kematian hanyalah memutuskanmu dari dunia dan penghuninya". (Ibnul Qayyim)

***
Jalanan ini indah sahabat..
Hidup ini sulit dan Islam telah memudahkan dengan kesempurnaannya, temukan kebahagiaan didalam Islam-mu, temukan kebahagiaan dalam Dirimu. karena jika kamu mencari kebahagiaan diluar dirimu, maka kamu akan menemukan kebahagiaan itu selalu milik orang lain..

Jika tidak bisa menjadi pendampingnya, jadilah saudaranya yang selalu mendoakan..
Agar cinta itu tetap indah, hingga berlabuh dipelabuhan seharusnya, percayalah takdir Allah tidak akan pernah merugikanmu. tidak akan pernah...

Jika belantara dadamu masih sesak, berhentilah sejenak..
Berhenti sejenak, Bertafakur untuk melonggarkan belantara dada yang sesak, hati yang letih dan memperkokoh kembali Jiwa kita agar tetap siap siaga menghadapi Gelombang dihadapan.

Hidup ini memang teramat Melelahkan,

Berhentilah Sejenak, untuk tafaqur dan menyegarkan kembali cara mata kita memandang tentang tujuan sebenarnya kita semua berada di persinggahan Ini.

***
Kenapa hati itu seperti sakit?

Hati adalah laksana sebuah cermin, jika kita bersihkan tiap hari dia akan bening.
Jika kita lupa membersihkannya dia akan berdebu, jangan biarkan tetap dingin karena debu debu itu berkumpul bersama larutan dan tepiannya akan berkarat, dalam kondisi penuh karat itulah hati terasa sakit saat seseorang mencoba menyentuhnya kembali.

Hangatkanlah sebelum ia mengkarat.

Arahkan hatimu, jaga hatimu, sayangi hatimu, cintai hatimu, dan dengarkanlah nasihatnya mintalah fatwanya.

Jika dinding itu bergetar lagi, atas debaran debaran yang tidak pernah engkau rencanakan, redamlah lagi, karena dia tidak bisa berkata kata saat tersentuh nafsu. Jadilah orang pertama yang peduli atas hatimu sendiri.

***
Hidup di dunia ini mudah,
Saat kita kepanasan masih banyak pohon untuk berteduh. saat kita tersesat masih banyak pejalan kaki untuk kita tanya,.

Tapi hidup diakhirat?
Saat semua wajah wajah ketakutan dan tak ada satu pohonpun untuk berteduh..

Banyangkanlah, dirimu yang cantik itu sedang berdiri berdebar debar di bibir jurang neraka yang penuh sesak dengan para iblis iblis pendosa...

Adakah sekiranya, saat itu kecantikanmu mengurungkan malaikat jabanniyyah melemparmu ke Neraka yang telah didihkan?

“Takutlah kepada Allah di manapun kamu berada dan iringilah (balaslah) keburukan dengan kebaikan niscaya dia akan menghapusnya serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.”
(HR. at-Turmudzy dari Dari Abu Dzar)

Berhati hatilah..

Benar adanya, cinta akan mengajari mu terbang dengan sayap indahnya, melintasi harapan harapan..
Tapi diatas sana kamu butuh keseimbangan, dari atas sana kamu harus tahu cara untuk kembali kebumi. Jangan heran jika Cinta-mu yang salah akan meninggalkanmu disana, di tempat yang tidak kamu kenal. Sementara kamu harus kembali terbang kebumi..

Persiapkanlah sayap untuk pulang itu sebelum cintamu terjatuh,
Sebelum cinta menjatuhkanmu..

Cinta itu seperti desiran angin, tak perlu tergesa dan berlari untuk membuktikan keberadaannya. Rasa itu sendiri adalah bukti kehadirannya.
Perhatikan saja lukisan lukisan senyum dihatimu, atau getaran yg menghangatkan sudut sudut hatimu.. itulah bahasa cinta.

C.i.n.t.a adalah bahasa, cinta adalah seni untuk memberi, bukan menerima. Karena memberi kebahagiaan itu sendiri adalah kebahagiaan! Cinta yang suci datang untuk menyempurnakan, bukan mencari kesempurnaan.
Di cintai itu indah, mencintai itu Indah. Dan C.I.N.T.A yang dilabuhkan atas nama ridha Allah, tidak akan pernah mengenal untung atau rugi dan sesal ditepiannya.

Cinta dan Benci itu ada, berdekatan dan saling mengikuti.
Kita tidak perlu guru untuk belajar mencintai, tunas tunasnya telah tertanam dalam penciptaan fitrah Manusia hingga semua memilikinya. Begitupun benci,

Tidak usah membebani dirimu untuk menolaknya,
Kita hanya harus mengarahkannya.

"Cinta itu berkelanjutan (diwariskan) dan benci berkelanjutan". (HR. Bukhari)
"Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia". (HR. Ad-Dailami)

***
Boleh jadi kamu menyukai banyak hal, tapi pasti, cintamu hanya satu. mungkin cintamu itu terbagi, terjatuh, terbalas dan bersahutan kepada sosok dan situasi, tapi pasti tak abadi. Ada ujung dan kekecewaan, ada kala tak berbalas...
Tapi ketahuilah, ada satu cinta yg pasti abadi dan bersahutan... itulah Sejatinya Cinta, Mencintai Dzat yang selamanya mencintaimu

***
Cinta, dan Kebencian
Adalah tenaga natural spektakuler yang menggerakkan kehidupan.
Manusia yg cerdas bisa mengalirkan energi besar dari 'kebencian yang mendalam' kepada titik pencapaian yang ia tuju.

***

Jika gerimis khawatir mulai bertaburan menuruni senja dihatimu.
Dan orang orang yg menjadi sumber harapan mulai membencimu,.
Perhatikanlah baik baik, sosok sahabat ada disekitar hatimu, beridiri, dan tersenyum meraihmu..
Friendship is everlasting.. even more!

***
Satu saat kita akan merasakan diri kita terjebak dalam satu hal tersulit! disana tidak ada celah dan penolong!! lalu tiba tiba kita tersadar, bahwa Allah ada disana..
Disitulah kita merasakan Indahnya Hidup. Hidup yang sebenarnya. Jangan khawatir karena sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.

***
Bersabarlah lagi..

Sabar itu bukan Pilihan, tapi Keharusan.
Saat dicela itu-lah keistiqamahan kita di uji, jangan menyerah, jangan patah. tersenyumlah, para pencela itu hanya iri kepadamu, dia sendiri tak sadar bahwa dia menghina dari tempat yg jauh lebih rendah..

"Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah". (HR. Tirmidzi)
***

Sangat mudah suasana hati manusia berubah..sayang-benc
i..
Tapi kasih sayang Allah tidak pernah berubah.

Ingat bahwa semua dari kita pagi ini telah diberi kepercayaan oleh Allah untuk hidup di hari ini, mencari kebahagiaan dan bekal. Dialah Tuhan yang telah membangunkan kita dari lelap tadi malam..

Kenapa ada cemburu, padahal bukan milikmu?
Tegarlah. Biarkan langit langit dihatimu tetap indah meski senja telah memerah, menghalau awan awan tipis menjemput selimut malam. Biarkanlah tetap begitu karena senja tidak akan lama, dan malam akan berganti.
Disana ada fajar tempatmu meminta..

***
Islam telah mengajarkan kita maaf, memaafkan dengan sempurna,
Lupakan siapa yang bersalah atau siapa yg harusnya minta maaf. lembutkan hati dan ulurkan maaf, karena minta maaf tidak akan merugikan amal dan harta kita ^_^
***

Telan marahmu,
Telan saja..biarkan menyesakan isi dadamu, ada saatnya kehidupan menyeret kita ke sudut itu. telan saja, Islam pun mengajarkan begitu.

"Tidak ada sesuatu yang ditelan seorang hamba yang lebih afdhol di sisi Allah daripada menelan (menahan) amarah yang ditelannya karena keridhoan Allah Ta'ala". (HR. Ahmad)

***
Tata Hatimu, Rekontruksi Dirimu
Hati adalah sumber kebaikan dan keburukan, jika kondisi hati baik maka baiklah kondisi seluruh tubuh dengan pola fikir dan tindakannya,.

Menata hati adalah tahapan pertama, untuk kemudian bisa merekontruksi pola fikir dan melahirkan rekontruksi diri yg lebih segar dan siap menghadapi kehidupan.

Seperti mimpi yang akan sirna dalam sekejap, hidup ini pun akan berakhir.
Jangan biarkan cinta mencabik cabik waktumu yang berharga, perhatikanlah sayap sayap pertolongan Allah yang segera menundukan logika dan prasangka, meneduhkan resah, membuka tabir tabir. Tunas tunas masalah itu selalu semerbak tak kunjung henti diantara indahnya Cinta dan Kehidupan...

Jangan biarkan dirimu terhanyut hingga lautan yang tidak kamu kenali.
Kita tidak memiliki tubuh ini, kita tidak pernah memiliki mereka yang mencintai tubuh ini, raga ini milik Nya, jiwa ini kepunyaan Nya, hati ini pun ciptaan Nya, merekapun milik Nya.

Bahkan, Cinta itu pun milik Nya.
Maka, redakanlah gemuruh itu. Palingkanlah ia dari Cemburu yang menipu..

Jika cinta tak bersambut, KEMBALIKANLAH kepada Dzat yg menciptakan dan menebarkan Cinta di bumi ini. Murnikan kembali, karena disanalah CINTAMU tidak akan pernah bertepuk sebelah tangan, tidak disia siakan!

Disana cinta itu bersambut dan tetap bersahutan dalam kekekalan.

Jangan bersedih jika antum benar, karena bumi ini milik Allah!
Kesedihanmu hari ini tidak akan mengurangi kesedihan yg akan terjadi besokkebahagiaanmu hari ini tidak akan mengurangi kebahagiaan yg mungkin akan kamu alami besok
Jadi berbahagialah, agar kebahagiaanmu lebih lama.

Carilah..
Jika kamu mencari, kamu bakal menemukan, jika kamu telah menemukan kamu bakal penasaran, jika penasaran kamu bakal bertanya, jika bertanya kamu bakal tahu, setelah tahu kamu bakal ingin lebih tahu lagi. Saat kamu merasa ingin lebih tahu lagi, disanalah kamu akan paham dan belajar memahami kehidupan. dan disanalah kamu ...

Jika semilir angin yang menyapa pagi dan membelai dedaunan seperti mengejekmu,..
Maka bersabarlah, sesungguhnya Tuhanmu tidak begitu.
Lihatlah!

Allah yang maha sabar dan membiarkan orang orang kafir tetap hidup.... l
ihatlah! Allah yg memberi kesempatan kepada hamba hambanya yang menikmati dosa dosa dengan isyarat Nya atas kehidupanmu hari ini.

Perihalalah hatimu, kokohkan kembali akar akar Imannya, tetapkanlah dihatimu bahwa persimpangan yang kamu singgahi itu sama seperti pelabuhan lain. Meski pantai itu terlalu indah untuk ditinggalkan. Yakinkan sekali lagi bahwa keabadian itu hanya ada disana, bukan disini.

Tetapkanlah arah kaki dan hatimu menuju Rabbmu.
Meski sendirian dan tak indah..

***

Tidak selalu wajah tersenyum itu mencerminkan Hati yang berbahagia, tetapi Hati yang berbahagia Pasti akan memancarkan wajah yang Tersenyum.

Sempatkan tersenyum untuk hatimu; jika masih saja sakit, Ikhlaskanlah.
Karena itulah satu satunya obat terbaik untuk menetralisir setiap penyakit hati yg menjalar di dadamu.

***
Saat jari kita terluka lah, kita menyadari betapa pentingnya arti jari tersebut.
***

Hidup itu pilihan pilihan, mati itu kepastian dan akhirat adalah keadilan.
Jika hidup terasa mulai tidak adil dan merasa tak ada yg peduli dengan dirimu, ingatkah Allah sangat peduli denganmu. dan nantikanlah peradilan Nya di akhirat,.
Dunia ini hanya persinggahan..

***
Lihatlah reaksi dirimu saat ada anjing galak menghampirimu.
Disana kamu akan lari secara sukarela.. tanpa dipaksa. Bahkan saat kamu berhasil menempuh sekian jarak dan anjing itu pergi, kamu akan berbahagia.. tidak mengeluh meski terengah engah.

Seperti itulah kesadaran.
Kita akan berbahagia jika kita sadari bahwa susah payah yang kita jalani itu untuk kebaikan kita, kebaikan yang Abadi diakhirat. Karena dalam setiap musibah itu ada ampunan.
***

Menangis tidak menandakan kamu lemah, sejak kamu lahir, menangis itu adalah tanda bahwa kamu hidup. Jadi jika kamu merasa menyerah dan bersedih, berbahagialah itu tandanya bahwa saat ini kamu masih hidup.

***
Allah telah meletakan kedua mata kita di depan, agar kita melihat kedepan, karena melihat kedepan lebih penting dari pada melihat kebelakang.

***
Hati yang lembut akan menerima kebenaran dengan mudah, dari siapapun datangnya. berbahagialah kepada hati hati yg sedang lembut, karena itu adalah salah satu Nikmat dari Allah..

‎"Kebijaksanaan adalah tongkat yang hilang bagi seorang mukmin. Dia harus mengambilnya dari siapa saja yang didengarnya, tidak peduli dari sumber mana datangnya". (HR. Ibnu Hibban)

“Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (Al-Hajj: 46)

"Adakalanya nuur Illahi itu turun kepadamu, tetapi ternyata hatimu penuh dengan keduniaan, sehingga kembalilah nuur itu ke tempatnya semula. Oleh sebab itu, kosongkanlah hatimu dari segala sesuatu selain Allah, niscaya Allah akan memenuhinya dengan ma’rifat dan rahasia-rahasia." [Syaikh Ibnu Atho’illah : Al Hikam]
***

"Bencana yang menimpamu bukanlah untuk menghancurkan semangatmu, Tapi untuk mengujimu, mengukuhkan imanmu, menguatkan pilar-pilar keyakinanmu, dan sentuhan lembut Agar kamu tidak Bosan dengan Hidupmu"

Allah berfirman : "Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu." (QS: 47:31)

Pahamilah bahwa semua ini hanya sementara, karena keabadian hanya ada disana,. .
Ketenangan itu hanyalah ada disana. Disana, bukan disini.

Jika sabar itu mudah, tentu semua orang bisa melakukannya. .
Jika semua paham dan bisa bersabar atas segala sesuatu yg menindih logika kita, tentu dunia ini penuh dengan pujian dan kata kata syukur atas nikmat nikmatNya.

Bersabarlah, tentanglah hawa nafsumu, ridhokanlah atas takdir-Nya dan berpegang teguhlah pada perintah-perintah-Nya. "Hanya orang-orang yang bersabarlah yang akan menerima ganjaran mereka tanpa batas." (QS. Az Zumar : 10)

***
Allah telah menyimpan gelora semangat kita di tempat yg sempurna; diantara tengkorak kepala dan kerangka dada yg kokoh, tidak ada yg bisa meruntuhkannya selain kecendrungan kita terhadap apa yg kita fikirkan dari lensa mata dan dua telinga..

Maka. Jaga, Saring dan arahkanlah, Kedua indra itu. hindarkan keduanya dari hal hal yg TIDAK PENTING dan merusak keyakinan..Dan Ilmu adalah Filter yg akan Memperkokoh Iman.

Kita tidak patut bersedih, karena dunia dan segala isinya ini akan kita tinggalkan. dan Kehidupan ini akan Lebih Pendek dari yang Anda Bayangkan. Ridha'kanlah karena Keridhaan Hati akan Menghilangkan Kesedihan.

***
Mungkin saat kita marah, saat dinding hati kita seperti menebal, saat itulah Allah ingin mengingatkan kembali tentang KEBERADAAN hati kita yg sering kita lupakan

***
Kebahagiaan natural akan kita rasakan saat kita bisa membahagiakan seseorang diluar dirimu. Kita bisa membahagiakan setiap orang yang kita temui dengan satu lemparan senyuman. Tingkatkan KUALITAS SENYUM kita, agar wajah kita menjadi ladang ibadah yg tak akan pernah habis..

‎"Wahai manusia, tebarkanlah salam, berikanlah makan, sambunglah silaturahim dan shalatlah kalian pada saat manusia tidur malam, maka kalian akan masuk surga dengan tenang". [HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim]

***
Jika Tuhanmu menjadikan Islam itu Mudah..
Bukan berarti hal Wajib bisa menjadi Sunnah...
Karena dosa tetap ditulis..

Memang tidak berdosa berbuat sesuatu yg tidak kita ketahui bahwasannya itu dosa, tapi ketahuilah bahwa ini adalah isyarat kenapa menuntut ilmu itu wajib.

***
Kita sangat menyesal saat kita tahu kita telah suudzon terhadap sahabat kita, padahal ternyata dia benar. Yang sering kita lupa adalah ketika bersuudzon kepada Allah.. pernahkah terpikir akan SEBERAPA BESAR penyesalan kita di hari hisab nanti ?

***
Orang bahagia adalah bukan dia yang bisa menaklukan tantangan dan rintangan hidup, tapi orang yg bisa menari bersama rintangan demi rintangan dan menikmatinya, karena hidup tidak akan pernah lepas dari ujian..

Hidup ini sulit, dan Islam telah mempermudahnya.
Bersungguh sungguhlah didalamnya.
***

Jika waktu terasa lambat, jangan mengeluh...
Ingat bahwa semua ini adalah proses, dan kita harus bersyukur agar kita berbahagia dalam semua 'proses' menuju titik kesuksesan yang kita targetkan, berbahagialah dari sekarang agar kita lebih lama berbahagia.

***
Lebih baik berfikir dua, tiga kali daripada dua, tiga kali menempuh jarak yg sama..
Berfikir sebelum melangkah. Manfaatkan waktu dengan cerdas, karena jika kita pergi suatu tempat yg tidak kita ketahui, kemungkinan kita akan berhenti disuatu tempat yang tidak kita ketahui juga. .
***

Harapan itu diperuntukan untuk mereka yang punya harapan. tetaplah berharap, karena Ampunan Nya melebihin Harapan yang mungkin benak kita lintasi.

***
Pancarkan kebahagiaan dari hatimu melalui ukiran senyumu..sinarnya akan membahagiakan orang disekitarmu dan pantulannya akan membahagiakan kita. Itulah indahnya nilai nilai Islam, Addinul Islam..

***
Tak ada artinya bersedih untuk hal yang akan terjadi besok,
Karena 'kesedihan' kamu hari ini tidak akan mengurangi sedikitpun 'kesedihan yg akan kita alami besok. begitu juga dengan bahagia, kebahagiaan yang akan kita peroleh besok tidak akan berkurang jika kita mulai berbahagia dari hari ini.. maka, berbahagialah. karena kebahagiaan itu tidak terletak di tujuan, tapi terletak dalam sebuah proses.

***
Apabila kamu pikir kamu BISA, kamu adalah benar. Apabila kamu pikir kamu tidak bisa maka kamu pun BENAR. Impian memang selalu berlari lebih cepat dari langkah kita, dan penyesalan selalu datang terlambat. Jika kalian selalu mengikuti orang banyak, niscaya kalian tidak akan pernah diikuti oleh banyak orang...

***
"Maksimalkan professionalitas dalam beramal, jaga kadar keikhlasan dan keistiqamahan. taburkan senyum yang berkualitas disetiap permulaannya, dan tanamkan positive feeling, disetiap kegagalan untuk meredam keresahan dan kekhawatiran. Insya Allah, tunas tunas kebahagiaan akan bertebaran disetiap jalanan yang kalian lalui.
***

Saat logika tidak menerima, redam kegelisahannya dengan shalat. temui rabb'mu disana, dan katakanlah.. ungkapkanlah.. curahkanlah titik titik di sudut matamu, lalu bangkit dan keluarlah, perhatikan kembali pagi atau siang yg terseyum kepadamu, lalu tersenyumlah, perlihatkanlah seakan semua baik baik saja.

***
Ketika kita merasa pantas untuk marah,..
Mungkin disanalah iblis mulai tersenyum dan bersiap siap merayakan kemenangannya sambil membisikan kata kata; "sabar itu ada batasnya, lampiaskanlah..."

Ingatlah usia iblis itu lebih tua dari Adam Alahihissalam sekalipun, jadi waspadai kehalusannya, perhitungkan pengalamannya, ingatlah selalu misi panjangnya dalam menjerumuskan seluruh manusia kedalam Neraka.

***
Bagaimana mau cepat sukses jika keyakinannya mengatakan bahwa 'kegagalan itu keberhasilan yang tertunda' ?
Katakanlah, 'kegagalan itu adalah bentuk kelalaian dan kecerobohanku dan AKU harus merubah strategi' lalu bangkitlah! jangan menunda,

***
Hati manusia itu sejatinya indah dan cendrung senang terhadap keindahan karena penciptanya sendiri maha indah dan menyenangi keindahan. tapi, ketahuilah, penyakit hati telah merusaknya hingga dunia yg indah dan luas ini terasa sesak.

Jika masih mengatakan sabar itu ada batasnya, artinya belum sabar. tetaplah dalam kesabaran, jika masih saja sulit. seperti itulah sabar..

***
Dunia ini adalah persinggahan, selagi kita singgah nikmatilah yang ada seadanya.. tapi jangan lupa tempat singgah itu bakal kamu tinggalkan untuk selama lamanya karena dunia ini, keseluruhannya adalah persiapan persiapan.

Kita tidak mungkin memeluk Dunia yg luas ini dengan keseluruhan ilmu dan upaya yang kita upayakan. tapi "jaringan" yg kita bangun dari persahabatan, akan memperpanjang langkah dan memperlebar sayap kita untuk bisa terbang mengarungi keindahannya..

***
Jika tidak mampu menjadi manusia yg bermanfaat bagi yg lain, cobalah jangan menjadi parasit. lihatlah angrek, meski hidup menempel dipohon tapi dia memperindah si pohon dan tidak pernah mencuri makanan si pohon.

***

Tebarkanlah kebaikan kepada siapa saja, insya Allah kebaikan akan datang dari sudut sudut yang tidak kamu duga saat kamu butuh kebaikan dari orang lain.

Tebarkanlah senyum, karena kemungkinan terjelek dari prilaku itu hanya satu (senyumu tidak dibalas) selebihnya adalah manfaat dan kebaikan.

Jika gairah semangat yg mengalir dari hatimu melemah MAKA seluruh tubuhmu akan LEMAH. pahamilah bahwa tubuhmu itu kuat dengan segala kesempurnaannya, jagalah kobaran semangat di Jiwamu, tetap melangkah. bangkitlah. karena waktu akan meninggalkanmu sejauh lamanya waktu kamu terhenti. !

***
Selama itu kamu memutuskan untuk bersedih, selama itu pula kamu akan bersedih.. sampai kenyataan lain menghentakmu! menyeretmu dalam kesadaran bahwa waktu terus begeser meninggalkanmu ditempat itu.

***
Untuk bisa lari cepat, kita butuh pemicu dan pemacu;
Ketika dikerjar ANJING kita di picu dengan rasa takut, dan di pacu dengan anjing yg terus menerus mengejar.. jadi jangan mengeluh dengan ujian hidup yg terus menerus karena itu adalah PEMACU agar hidup, dan benar benar hidup!

Orang yg sibuk memperhatikan keburukan orang lain dapat dipastikan mereka sedang terlupa dengan dirinya. Padahal peluru kematian sedang melesat! menuju arah mereka, menuju kita, dalam jarak yg tidak diketahui!

***
Jika dunia memberikan 1000 alasan untuk menangis, ciptakan sejuta alasan untuk tertawa.
Jangan terlalu di dramatisir.
Hidup itu 'ngga jauh beda dari sugesti' difikiran mu.

Jadi manusia harus punya prinsip, tapi jangan sampai jadi korban prinsip.
Jika sudah ber-prinsip, jangan memaksakan prinsip itu kepada orang lain. carilah sahabat yang satu prinsip, atau, pahami prinsip prinsip mereka.berhentilah berusaha mengubah orang lain. disana akan kamu temui, semua orang adalah sahabat kita.

***
Orang sukses adalah orang biasa biasa yang memiliki keteguhan luarbiasa.
Keteguhan dlm berkeinginan - merealisasikan - istiqamah menjalani, untuk kemudian bersabar menerima hasil dan ikhlas menjalani perannya di dunia ini.

***
Dunia ini indah dan menakjubkan, isi dunia ini telah Allah cukupkan untuk mengisi jiwa jiwa dan perut perut mahluknya, hanya saja manusia kadang terlalu rewel dan memilih, hingga ia tidak "benar benar hidup" dalam hidupnya.

***
Jagalah hatimu
Hatimu adalah radar kendali yang akan menuntunmu kemanapun langkahmu terayun, dengarkanlah fatwa hatimu..
Tak ada yang lebih halus dari suara hati di kala ia menegur kita tanpa suara?
Tak ada yang lebih jujur dari nurani, ketika ia menyadarkan kita tanpa kata-kata?
Tak ada yang lebih tajam dari mata hati, ketika ia MENGHENTAK kita dari berbagai kesalahan dan kealpaan yang berulang ulang..

***
Bersiaplah. berbahagialah; bersiaplah sebelum badai itu datang, bersiaplah sebelum prahara itu mengikat hati dan logikamu bersiaplah, karena hari hari tidak akan pernah mudah.

Jika badai itu telah datang, dan matamu mulai berkabut sambutlah, hadapilah, karena itu tidak akan lamapertolongan Nya itu dekat, guncangan itu semata untuk menguatkan pilar pilar imanmu..
Selagi badai itu belum terlihat, berbahagialah..

Mulai harimu, pelihara hatimu, redam kegelisahanmu dan larutkan kemarahanmu dengan senyum.
Saat itulah kebahagian kecil terlahir, karena dunia akan tersenyum kepadamu saat kamu tersenyum. ^^

***
Menyalahkan orang lain itu mudah, hingga orang bodoh pun bisa melakukannya...

***
Jadi kepala cacing itu lebih terhormat daripada menjadi ekor ular,


Tapi bagi mereka yang mengaku dirinya hanya sebagai 'cacing' di dunia ini, jangan pernah menyalahkan siapapun jika suatu saat dirinya 'terinjak.

***
Dalam logika dan takaran yang wajar.
Besar kecil itu sama sekali tidak berpengaruh di zona sukses mu. kualitas dan kecepatan yg akan membuatmu tampil beda dan 'diperhitungkan' kompetitor.

Belajarlah dari "peluru" yg bisa menembus apa saja.
***

Kesempatan itu harus dicari, dan hidayah harus di jemput..
Dari kesemua teori teori itu, usaha dan, realitas dilapanganlah yang paling menentukan kesuksesanmu.
Allah'pun melihat seberapa keras keinginan dan kesungguhanmu.

Bersabarlah, kadang dunia memang tidak bersahabat.. itulah dunia, dan kita sedang hidup di dunia, berusahalah! selama nafas berhembus, selama mata berkedip dan selama nadi masih berdenyut denyut..!

***
Orang sukses dan orang gagal itu sama,
Mereka sama sama memiliki mimpi yang indah. Bedanya 'sedikit saja. Jika 'orang sukses' ketika pagi datang ia terbangun dari mimpi dan berlari mengejarnya. Orang gagalpun sebenarnya bangun, tapi dia tidur lagi... lalu setan membisiki di telinganya "tidurlah malam masih panjang"... dan orang gagal menurutinya.

***
Aktor yg sukses dan menjadi besar adalah aktor yg patuh dan mengikuti apa skenario dan sutradara.. dan dia menerima serta menikmati perannya di panggung.

Duniapun panggung sandiwara, skenarionya AlQur'an yang dijelaskan sama Al Hadits, sutradaranya Allah ta'ala. Patuhlah sama sutradara karena kebahagiaan ada pada penerimaan, penerimaan melahirkan > keikhlasan. Disana kita akan sukses dan bahagia, apapun peran kita.

***
Beban orang kecil itu lebih kecil. beban orang besar diringankan jasa orang orang kecil, tapi orang besar biasanya lupa berterimakasih sama orang kecil dan orang kecil biasanya lebih banyak mengeluh atas beban kecilnya.

Orang bahagia, itu bukan orang besar, bukan juga orang kecil. tapi orang yg bersyukur dan menyukuri serta rela dan merelakan diri atas peran yg dipilihkan Allah ta'ala

***
Ingatlah,
Bahwa hari ini adalah masa depan yg dulu kita ceritakan. ingat juga, bahwa hari ini bakal menjadi masa lalu yg akan kita ceritakan. Jadi buat cerita itu indah, tak usah khawatir karena hari ini pun akan menjadi masa lalu.

***
Salah satu ciri Komputer "tidak sehat" itu adalah ketika diperintah dia diam saja atau bahkan hang setelah sebelumnya "membantah!" dengan bahasanya. Tidak jauh beda; manusia yang membantah ketika diperintah Rabb-nya itupun tidak sehat/sakit!

***
Jangan mengatakan diam itu emas hanya ketika kita terpojok.

***
Takut pada kematian itu salah, takut hidup juga sangat salah.
Keduanya harus kita persiapkan, me-manage kematian itu penting bahkan lebih penting dari managerial Hidup. Tapi management kehidupan yang baik akan sangat menentukan terciptanya managemen kematian yang bagus.

***
Penulis bukan mereka yang selalu menemukan pengalaman pengalaman indah, tapi mereka yang mampu mengemas cerita gersangnya gurun pasir dari sudut 'oase yang ia temukan diantaranya, kemudian menyajikannya menjadi cerita sebagai makanan jiwa bagi pembaca.

***
Jika sabar itu mudah, tentu semua memilih sabar..
Sabar yang berkuaitas itu bukan pasrah setelah tidak ada pilihan, tapi bersabar tepat disaat musibah itu terjadi.

"Sabar yang sebenarnya ialah sabar pada saat bermula (pertama kali) tertimpa musibah". (HR. Bukhari)

***
Jangan segan segan merendahkan hati,
Semakin kita merendahkan hati kita, semakin Allah mengangkat derajat kita.

"Barangsiapa rendah hati kepada saudaranya semuslim maka Allah akan mengangkat derajatnya, dan barangsiapa mengangkat diri terhadapnya maka Allah akan merendahkannya". (HR. Ath-Thabrani)

***
Akhirat itu kekal, dan Neraka juga Kekal

Kebanyakan manusia percaya akan mati.
Kebanyakan mreka juga tau bahwa akhirat itu kekal, tapi beberapa dari mereka LUPA bahwa neraka juga kekal !
Ingatlah neraka dan pedihnya kematian, insya Allah kesulitan dan beban berat hidup akan terasa ringan..

***
Umpan yang teristimewa harus disertai kail yang berkualitas, tali dan doran yang kuat, serta pilihan waktu dan tempat yang strategis. Baru disana kita boleh mengharapkan ikan. Besar kecil ikan yang kita dapat'pun berbanding sempurna dengan kesabaran dan keyakinan yang kita bubuhkan.

***
Semua manusia yang berfikir, tepat saat ini dan seterusnya sedang berlari mengejar harapannya masing masing.
Berlarilah... jangan berhenti, karena selama kamu berhenti selama itu kamu tertinggal,. Tapi tidak semua manusia itu sadar, atau setiap saat sadar bahwa mereka akan melewati satu jembatan yg pasti akan dilewati, jembatan Ajal.

***
Airmata adalah bahasa hati, saat ia menetas menelusuri pipi diringi nafas yg tersedu. itulah kejujuran. cerminan hati yg lembut, yg mencintai keindahan.biarkan ia menetas hingga resah itu hilang.
jika resah itu masih bersemayam, biarkan dia mengadu kepada peraduan trindahnya. Allah. Allahlah tempat mengadu.

***

Segala Puji Bagi Allah semata.
Semoga menginspirasi, dan memotivasi untuk bangkit dan mengejar ketertinggalan sebelum benar benar tertinggal.
Karena Dunia ini tidak semudah yang Kita Kira

Inspirasi itu sangat mahal, kehadirannya tidak bisa diciptakan. Karena itu adalah bagian dari tetesan Nur Illahi, bersyukurlah ketika inspirasi inspirasi itu bertaburan dihatimu.

Dan catatlah inspirasi itu, sebagai bentuk syukurmu.

Segala puji hanya milik Allah,
Wahai Allah, catatkanlah ini adalah bentuk syukurku kepadamu.
Semoga Engkau menganugerahi setiap mereka yang membaca catatran ini kebahagiaan, seperti kebahagiaan yang kurasakan saat menulisnya.

Izinkan Penaku membahagiakanmu,
Salam Bahagia.!
NAI