ketika kekecewaan datang
maka maaf tak akan mudah terucap begitu saja
ketika airmata mengalir, tangan pun tak mampu menghapusnya
airmata akan mengalir begitu saja seiring luka hati yang menyayat
saat itulah harapan pada sebuah hubungan menjadi teriris.......
ikatan yang selama ini dirajut seketika menjadi terurai hanya karena keadaan
sulaman yang begitu indah, menjadi hancur tanpa perjuangan untuk menyulam lagi dan menjadikannya indah lagi
maaf, tak semudah memaafkan
tak semudah membalikkan telapak tangan
tak semudah menuang minuman kedalam gelas tak berisi
tak semudah menarik nafas yang dianugerahkan
manusia, terkadang memang tak pernah luput dari kesalahan
namun, kesempatan yang akan mengajarkannya untuk lebih waspada menghadapi kekecewaan
by : Elva Na Viyathonita
puisi ini saya dedikasikan untuk sahabat terhebat yang pernah saya kenal Lasyifa Susila Arsyad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar